Sidoarjo, Gesuri.id — DPRD Kabupaten Sidoarjo bersama seluruh elemen strategis daerah terus memperkuat komitmen untuk mengintegrasikan nilai-nilai luhur Pancasila ke dalam setiap produk hukum dan program pembangunan lokal.
Langkah ini dipandang sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial serta mendorong kesejahteraan yang merata.
Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni menjadi pijakan penting untuk merefleksikan kembali sejauh mana ideologi bangsa telah mewujud dalam kebijakan publik yang menyentuh akar rumput.
Baca: Ganjar Dukung KPK Perketat Syarat Pemimpin
Menjelang peringatan hari bersejarah tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, Suyarno, S.H., M.H., memberikan pandangan mendalam mengenai pentingnya implementasi keadilan sosial melalui fungsi legislasi dan pengawasan anggaran di parlemen.
"Pancasila tidak boleh hanya berhenti sebagai jargon atau teks mati dalam upacara seremonial. Ia harus menjadi nyawa dari setiap kebijakan anggaran dan regulasi yang dilahirkan oleh DPRD Sidoarjo," ujar Suyarno yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo ini.
Politisi senior ini menambahkan bahwa perumusan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus selalu berorientasi pada kemaslahatan masyarakat luas. Prioritasnya mencakup program jaminan kesehatan, peningkatan mutu pendidikan, dan penguatan ekonomi pelaku usaha mikro di seluruh pelosok Sidoarjo.
"Ketika kita berbicara tentang sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, maka implementasi nyatanya di daerah adalah kepastian bahwa tidak ada diskriminasi dalam pelayanan publik. Setiap rupiah dari anggaran daerah benar-benar harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.
Senada dengan langkah legislatif, struktur partai di tingkat cabang juga bergerak masif. Mereka mengonsolidasikan seluruh kader di tiga pilar untuk turun ke masyarakat, mengedukasi generasi muda mengenai sejarah pemikiran Bung Karno, serta menghidupkan kembali tradisi gotong royong.
Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan Komitmennya Untuk Berantas KKN
Suyarno menekankan bahwa penguatan ideologi di era digital memerlukan pendekatan kreatif yang menyentuh ruang diskusi anak muda agar nilai-nilai kebangsaan tetap relevan menghadapi tantangan zaman.
"Kita harus memastikan generasi muda bangga pada identitas bangsanya. Itu dimulai dengan cara kita mengemas nilai-nilai kepancasilaan secara adaptif tanpa kehilangan substansi historisnya," kata Suyarno.
Melalui sinergi kuat antara regulasi yang berpihak pada rakyat dan gerakan kebudayaan yang konsisten, peringatan Hari Lahir Pancasila diharapkan mampu memperkokoh persatuan sekaligus menjadi motor penggerak bagi kemajuan pembangunan yang inklusif di Kabupaten Sidoarjo.

















































































