Ikuti Kami

Pemkab Banyuwangi Salurkan Bantuan dan Dirikan Dapur Umum

BPBD mencatat  di Kalibaru Wetan banjir mengakibatkan 35 rumah rusak berat, 13 rusak sedang, 13 rusak ringan.

Pemkab Banyuwangi Salurkan Bantuan dan Dirikan Dapur Umum
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas.

Banyuwangi, Gesuri.id - Pemkab Banyuwangi telah menyalurkan bantuan untuk korban banjir luapan ari sungai dan mendirikan posko bantuan serta dapur umum yang dipusatkan di Balai Desa Kalibaru Wetan.

Banjir luapan air Sungai Yas di Desa Kalibaru Wetan, Kamis (3/11) malam dan menerjang enam desa, yakni Desa Kajarharjo, Kalibaru Kulon, Kalibarumanis, Banyuanyar, Kebunrejo, dan Kalibaru Wetan.

BPBD mencatat  di Kalibaru Wetan banjir mengakibatkan 35 rumah rusak berat, 13 rusak sedang, 13 rusak ringan, dan banjir juga menyebabkan dua jembatan putus di Dusun Krajan, Desa Kajarharjo.

Baca: Sonny Minta PTPN Bijak Dalam Tata Kelola Tanam-tanaman

"Pendataan masih terus berlangsung. Bagi warga yang rumahnya rusak berat kami siapkan tempat tinggal sementara di Hotel Margo Utomo. Namun, warga banyak yang memilih tinggal di rumah kerabatnya," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Menurut dia, untuk tahap awal fokus utama adalah keselamatan warga. Puskesmas dan tim kesehatan dihadirkan periksa kondisi warga, dan pembersihan puing-puing dan sampah.

Kata Ipuk, petugas bersama relawan dan warga kerja bakti untuk membersihkan lingkungan. Alat berat telah ditempatkan di lokasi untuk melakukan pembersihan.

Untuk langkah selanjutnya, Bupati Ipuk mengatakan agar kejadian tidak kembali terulang, Pemkab Banyuwangi bersama instansi terkait membuat mitigasi baru.

"Kami bersama instansi terkait akan melakukan perencanaan mitigasi baru. Kami akan membuat jalur baru dari hulu agar tidak masuk ke sungai-sungai kecil yang ada di pemukiman warga," katanya.

Baca: Banteng Kota Bima Desak Pemkot Penuhi Janji Sarana Relokasi

Sementara itu, Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi, Guntur Priambodo mengatakan, salah satu penyebab banjir tersebut karena curah hujan dengan intensitas tinggi mencapai 338 mm selama empat jam.

Sehingga membuat saluran air yang kecil tidak mampu menampung lonjakan debit air dan meluap ke pemukiman warga.

"Penanganan jangka pendek segera mengembalikan fungsi saluran yang rusak agar tidak mengganggu suplai air. serta akan membuat afour saluran pembuangan perkebunan tebu diarahkan ke sungai besar agar aliran yang kecil ini tidak meluap kembali," katanya.

Quote