Ikuti Kami

Pemkab Temanggung Alihkan Anggaran Citywalk III Untuk Perbaikan Jalan

Pengerjaan fisik Citywalk Tahap III tidak dipaksakan selesai di akhir tahun demi menjaga kualitas bangunan dan kepatuhan terhadap aturan.

Pemkab Temanggung Alihkan Anggaran Citywalk III Untuk Perbaikan Jalan
Bupati Temanggung Agus Setyawan - Foto: Radar Magelang

Temanggung, Jawa Tengah, Gesuri.id  - Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengalihkan alokasi anggaran pembangunan Citywalk Tahap III sebesar Rp1,4 miliar untuk perbaikan Jalan Kranggan-Kaloran guna mengoptimalkan kemanfaatannya bagi publik.

Bupati Temanggung Agus Setyawan di Temanggung, menjelaskan pengerjaan fisik Citywalk Tahap III tidak dipaksakan selesai di akhir tahun demi menjaga kualitas bangunan dan kepatuhan terhadap aturan.

Hal ini sekaligus menjadi bentuk tindak lanjut atas rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dokumen feasibility study (FS) atau studi kelayakan.

"Memang ada temuan BPK terkait ketiadaan FS pada tahap awal, maka kita sempurnakan penyusunan FS dan DED-nya di tahun 2026 ini. Berdasarkan perhitungan teknis DPUPR, jika dipaksakan pengerjaan fisiknya tidak akan selesai sampai akhir tahun. Maka anggarannya kita alihkan untuk rekonstruksi Jalan Kranggan-Kaloran," katanya, Jumat (9/10/2026).

Kebijakan pergeseran anggaran ini telah disetujui dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Temanggung tentang Persetujuan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 pada 24 September lalu.

Ia pun memastikan penyesuaian alokasi ini tidak akan mengganggu kerangka besar penataan garis imajiner kawasan pusat kota, Alun-Alun, Pendopo Pengayoman, maupun Citywalk.

"Insya Allah tetap akan kita push pada tahun 2027 nanti, sembari terus berkomunikasi dengan DPRD Temanggung," katanya.

Kepala DPUPR Kabupaten Temanggung Hendy Wahyu Nurhidayat menambahkan bahwa kebijakan ini merujuk pada arahan BPK agar seluruh pengerjaan fisik wajib didahului dokumen studi kelayakan yang tuntas.

Temuan BPK menyoroti pengerjaan Citywalk Tahap I (Taman Pancasila hingga depan SMPN 3 Temanggung) yang dibangun pada 2024 silam karena belum dilengkapi dokumen FS.

"Dasarnya dari temuan BPK untuk menyelesaikan FS dulu sebelum membangun. Artinya, di tahun 2026 ini kita fokus menyusun FS dan DED-nya saja. Anggaran fisiknya dialihkan untuk penanganan ruas Kranggan-Kaloran yang menghubungkan dua kecamatan dengan volume lalu lintas harian cukup padat," jelas Hendy.

Citywalk Tahap III rencananya menyasar sepanjang Jalan Letnan Jenderal S. Parman, mulai dari Tugu Jam, melintasi Pasar Kliwon Temanggung, hingga pertigaan Subur.

Dokumen perencanaan FS dan DED yang diselesaikan pada TA 2026 ini akan menjadi landasan utama pengerjaan fisik pada tahun anggaran berikutnya.

Quote