Ikuti Kami

Penunjukkan Stafsus, Presiden Dinilai Mulai Tradisi Baru

Tradisi demikian papar Darmadi adalah bagian penting dalam era keterbukaan seperti sekarang ini.

Penunjukkan Stafsus, Presiden Dinilai Mulai Tradisi Baru
Politisi PDI Perjuangan Darmadi Durianto. Foto: Gesuri.id/ Elva Nurrul Prastiwi.

Jakarta, Gesuri.id – Politisi PDI Perjuangan Darmadi Durianto menilai apa yang dilakukan dan diperlihatkan Presiden Jokowi terkait pemilihan staf khusus (stafsus) presiden adalah tradisi baru yang sarat makna yang cukup dalam.

"Jika dilihat secara semiotik (makna simbol) konsep perkenalan ala pak Jokowi itu menyiratkan bahwa hari ini era perkenalan pejabat publik yang terkesan formal dan kaku sudah bukan zamannya lagi," kata Darmadi di kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (21/11).

Baca: Penunjukkan 7 Stafsus, Presiden Jokowi Dinilai Visioner

Selain itu, lanjut dia, suasana pertemuan dan perkenalan calon staf khusus kepada publik yang penuh keakraban, santai dan elegan itu menandakan bahwa Jokowi tengah memperlihatkan kepada masyarakat bahwa generasi muda bangsa ini punya kesempatan yang sangat luas untuk bersama-sama membangun negeri ini.

"Pak Jokowi ingin menunjukkan bahwa anak muda mesti diberi kesempatan untuk urun rembuk membangun bangsa dan negara ini. Selain itu saya kira pak Jokowi juga ingin memperlihatkan bahwa pengelolaan negara ini mesti dibangun oleh talenta-talenta muda yang berjiwa kreatif dan inovatif," papar Anggota Komisi VI DPR RI Ini

Tradisi demikian papar Darmadi adalah bagian penting dalam era keterbukaan seperti sekarang ini.

"Prinsip good government dan innovative government dalam perspektif kekinian tengah ditradisikan di era beliau saat ini. Intinya pertemuan dan perkenalan tersebut sarat makna terobosan yang layak diacungi jempol," puji dia.

Dalam kesempatan itu, Darmadi mengingatkan agar staf khusus yang dipercaya Jokowi bekerja dengan sungguh-sungguh.

"Mereka harus out of the box nantinya dan mesti mampu mengimplementasikan program-program pak Jokowi. Saya harap stafsus dari kalangan milenial utamanya tidak hanya hanya jadi sekuntum mawar penghias belaka tapi harus jadi sekuntum mawar pengharum di tengah taman yang penuh tantangan zaman ini," ujarnya.

Baca: Stafsus Milenial Jangan Jadi Pajangan, Output Harus Jelas!

Selain itu, Darmadi juga menilai, komposisi stafsus yang terdiri dari kalangan milenial dan berpengalaman akan menjadi warna tersendiri dalam pemerintahan Jokowi ini.

"Saya lihat akan ada pertarungan ide antara stafsus milenial dan senior. Di lain sisi saya juga melihat bahwa penunjukan stafsus milenial ada aspek politisnya juga selain aspek kompetensi," pungkasnya.

Quote