Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPR RI Puan Maharani melaporkan DPR RI telah menyelesaikan 16 rancangan undang-undang (RUU) untuk disahkan menjadi undang-undang sepanjang Tahun Sidang 2025-2026. Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Khusus dalam rangka memperingati HUT ke-81 DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
"Sepanjang tahun sidang 2025-2026, DPR RI telah menyelesaikan 16 rancangan undang-undang menjadi undang-undang," kata Puan dalam Rapat Paripurna Khusus HUT Ke-81 DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Puan mengungkapkan, pada tahun sidang berikutnya DPR RI akan melanjutkan pembahasan terhadap 14 Rancangan Undang-Undang yang berada pada tahap Pembicaraan Tingkat I.
Selain itu, terdapat 19 RUU yang telah ditetapkan sebagai Rancangan Undang-Undang Usul Inisiatif DPR RI dan 4 Rancangan Undang-Undang yang berada dalam tahap harmonisasi di Badan Legislasi.
DPR RI juga akan melanjutkan pembahasan terhadap 27 RUU yang masih berada dalam tahap penyusunan di Alat Kelengkapan Dewan serta 8 ratifikasi konvensi internasional.
Dalam laporan kinerjanya, Puan turut mengungkapkan bahwa sepanjang Tahun Sidang 2025-2026 terdapat 418 perkara pengujian undang-undang di Mahkamah Konstitusi (MK).
Dari jumlah tersebut, perkara yang diputus pada periode 15 Agustus 2025 sampai dengan 30 Juli 2026 meliputi 3 perkara dinyatakan dikabulkan seluruhnya dan 32 perkara dikabulkan sebagian.
Kemudian, 105 perkara dinyatakan ditolak, 185 perkara dinyatakan tidak dapat diterima, 80 perkara dinyatakan ditarik kembali, 12 perkara dinyatakan gugur, serta 1 perkara dinyatakan Mahkamah Konstitusi tidak berwenang untuk memutuskan perkara itu.
"DPR RI memiliki komitmen yang tinggi untuk menghadirkan legislasi yang selaras dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang memiliki kepastian hukum, memiliki basis legitimasi yang kuat, mampu menjawab kebutuhan masyarakat, dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional," ucapnya.
Penyampaian capaian kinerja DPR RI tersebut digelar dalam Rapat Paripurna Khusus DPR RI dalam rangka HUT ke-81 DPR RI.
Adapun tema laporan kinerja Tahun Sidang 2025-2026 adalah "DPR RI Berdampak: Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif".
"Tema ini menegaskan kerja DPR RI yang diarahkan pada hasil dan manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat," pungkas Puan.

















































































