Magelang, Gesuri.id – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Wibowo Prasetyo, menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dan memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wibowo saat melaksanakan kegiatan reses bersama warga dan tokoh masyarakat di Desa Tirto, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (5/3/2026).
Kehadiran legislator dari daerah pemilihan Jawa Tengah VI itu disambut Camat Salam Wiharyanto bersama perangkat desa dan masyarakat setempat. Pertemuan berlangsung hangat dengan dialog mengenai kehidupan sosial dan kerukunan warga.
Dalam kesempatan itu, Wibowo menilai keberagaman merupakan kenyataan yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, perbedaan agama, suku, ras, maupun latar belakang sosial harus dipandang sebagai kekuatan untuk mempererat persaudaraan.
“Sebagai warga negara yang baik, kita harus terus menjaga kerukunan antarwarga masyarakat, termasuk merawat kerukunan antarumat beragama. Keberagaman adalah sebuah keniscayaan,” ujar Wibowo.
Anggota Komisi VIII DPR RI tersebut menambahkan bahwa perbedaan tidak boleh menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, masyarakat perlu menumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai satu sama lain.
Ia juga menyinggung pentingnya menjaga sikap saling menghormati dalam kehidupan keagamaan, terutama ketika umat beragama menjalankan ibadah masing-masing.
“Ketika ada saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa, sudah sepatutnya kita menghargai dan menjaga suasana yang kondusif,” kata Wibowo.
Sementara itu, Camat Salam Wiharyanto mengapresiasi kunjungan reses yang dilakukan anggota DPR RI tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah pusat dan masyarakat di tingkat desa.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan dan dukungan Pak Wibowo Prasetyo di Desa Tirto. Kami sepakat dengan arahan beliau agar masyarakat terus menjaga kerukunan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat Desa Tirto mayoritas beragama Islam, namun selama ini kehidupan sosial berjalan rukun dengan semangat gotong royong yang kuat.
Dalam kesempatan itu, Wibowo juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim serta membagikan bantuan sembako kepada keluarga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di bulan Ramadan.

















































































