Jakarta, Gesuri.id - Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Gilang Dhielafararez mendorong Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk memaksimalkan berbagai potensi daerah, mulai dari komoditas unggulan, pariwisata, tenaga kerja terampil, hingga konektivitas infrastruktur agar mampu kembali menjadi primadona ekonomi nasional maupun internasional.
"Garut ini punya sejarah luar biasa, dulu pernah didatangi tokoh dunia seperti Charlie Chaplin. Artinya, Garut sudah menjadi primadona pada zamannya. Melalui forum BKSAP Day ini, kita ingin mendengar langsung aspirasi dari daerah agar Garut bisa lebih hebat dan bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional," kata Legislator Fraksi PDI Perjuangan tersebut, dikutip Minggu (9/8/2026).
Gilang mengaku terkesan dengan suasana sejuk, keramahan masyarakat, kuliner khas, hingga potensi komoditas unik yang dimiliki Garut, seperti minyak akar wangi. Menurutnya, berbagai potensi tersebut memiliki peluang besar untuk dikembangkan dan menjadi kekuatan ekonomi daerah.
Ia menilai Garut memiliki modal kuat untuk kembali menjadi primadona pariwisata dan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu, potensi yang dimiliki daerah perlu dipetakan dan dikembangkan secara lebih terarah agar mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Gilang menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Garut dan BKSAP DPR RI dalam memetakan serta mengeksekusi berbagai potensi ekonomi daerah. Kolaborasi tersebut juga dinilai penting untuk mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap peluang ekonomi global.
Selain potensi pariwisata dan komoditas daerah, Gilang juga menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia dan tenaga kerja terampil di Garut. Menurutnya, keahlian khas masyarakat Garut dapat menjadi modal untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai negara.
Pengembangan potensi tersebut, lanjutnya, perlu diiringi dengan peningkatan nilai tambah produk lokal. Garut memiliki beragam komoditas dan kerajinan yang berpotensi menembus pasar internasional apabila dikelola melalui industri pengolahan yang lebih kuat.
Gilang juga menilai kesiapan Garut dalam menyambut konektivitas infrastruktur masa depan menjadi hal yang tidak kalah penting. Kehadiran akses jalan tol yang menghubungkan Garut secara langsung diyakini akan mempercepat mobilitas orang dan barang serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru.
"Ditambah ke depan ada akses tol langsung ke Garut, mobilitas akan jauh lebih cepat. Momentum ini harus dimaksimalkan bersama-sama melalui kolaborasi yang berkelanjutan," pungkas Dapil Jawa Tengah II itu.

















































































