Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, mengingatkan keberkahan sebuah bangsa tidak hanya bergantung pada pemimpin, tetapi juga pada rakyat yang beriman dan berakhlak mulia.
“Menurut saya, kalau kita ingin maju dan makmur, pemimpinnya harus beriman dan rakyatnya pun harus beriman. Pemimpin yang baik punya akhlak, punya kapabilitas duniawi, sains, teknologi, manajemen, serta punya dimensi keimanan bahwa hidup tidak berhenti di dunia, tetapi juga abadan-abadan di akhirat,” kata Rokhmin, dikutip pada Sabtu (30/8/2025).
Ia mengingatkan, pemimpin sejati harus mampu menjadi bintang gemintang di tengah masyarakat: menyebarkan cahaya kebaikan, menuntun umat pada kerja keras, serta membagikan kelebihan yang dimilikinya.
Sebaliknya, pemimpin yang hanya mengejar duniawi cenderung tamak, terjebak kasus hukum, dan lupa pada amanah yang sesungguhnya.
Rokhmin menegaskan, problem utama bangsa ini justru berasal dari perilaku elit yang lebih mementingkan bisnis pribadi dan keluarga.
Padahal, menurutnya, seorang presiden, menteri, maupun kepala daerah seharusnya menjadi wasit dan regulator, bukan malah ikut bermain bisnis.
“Menurut saya ini titik lemah atau biang kerok, kenapa negara yang amat kaya raya malah miskin,” pungkasnya.