Ikuti Kami

Samuel Wattimena Tegaskan Pemulihan Wisata Sumbar Harus Ditopang Gerakan Beli Produk UMKM

Samuel mengamati bahwa masyarakat Indonesia memiliki semangat gotong royong yang kuat saat bencana terjadi.

Samuel Wattimena Tegaskan Pemulihan Wisata Sumbar Harus Ditopang Gerakan Beli Produk UMKM
Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel J.D. Wattimena.

Jakarta, Gesuri.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel J.D. Wattimena menegaskan pemulihan pariwisata Sumatera Barat (Sumbar) pascabencana banjir dinilai tidak cukup hanya melalui rehabilitasi destinasi.

Langkah tersebut harus ditopang oleh gerakan nasional membeli produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) daerah. 

Samuel menilai bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumbar tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memukul kapasitas produksi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

“Hal yang paling mendasar adalah kesediaan kita untuk menampung dan memasarkan produk UMKM mereka. Ini harus menjadi tindakan konkret, bukan sekadar simpati,” ujar Samuel saat melakukan kunjungan kerja di Padang, Sumatera Barat, Kamis (12/2).

Samuel mengamati bahwa masyarakat Indonesia memiliki semangat gotong royong yang kuat saat bencana terjadi. Namun, kepedulian tersebut sering kali tidak tersalurkan secara tepat karena minimnya informasi mengenai kebutuhan riil di lapangan.

“Selama ini kita mendengar ada bencana dan melihat dampaknya, tetapi tidak tahu cara membantu yang paling efektif. Padahal, cara paling konkret adalah dengan membeli produk mereka,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kementerian, DPR RI, serta lembaga negara memiliki kapasitas untuk berkontribusi melalui pembelian produk UMKM. Kendalanya, saat ini belum ada koordinasi dan informasi terpusat mengenai produk unggulan Sumbar yang siap dipasarkan.

“Produk dari Sumatera Barat sangat beragam, tetapi perlu ada koordinator. Kami di pusat sebenarnya punya kapasitas membeli, namun sering kali tidak tahu apa saja produk yang tersedia,” jelas Samuel.

Selain koordinasi antarlembaga, Samuel menyoroti peran media dalam mendukung pemulihan pascabencana. Ia berharap pemberitaan tidak hanya fokus pada kerusakan, tetapi juga menampilkan potensi destinasi serta narasi perjuangan pelaku UMKM yang terdampak.

“Jika media nasional mampu menampilkan kondisi pariwisata sebelum dan sesudah bencana, termasuk kisah UMKM yang kehilangan kapasitas produksinya, masyarakat akan lebih tergerak untuk membantu secara nyata,” tuturnya.

Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak 

Meski mengapresiasi platform digital yang mulai membuka ruang pemasaran bagi UMKM terdampak, Samuel mengingatkan pelaku usaha untuk tetap menjaga kualitas. Menurutnya, konsistensi kualitas adalah kunci agar gerakan ini berkelanjutan dan tidak hanya menjadi respons sesaat.

“Kualitas produk UMKM harus terus dibenahi. Jika ingin gerakan ini berjangka panjang, kualitas harus terjaga dan konsisten,” tegasnya.

Samuel optimistis bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pusat, media, dan masyarakat luas akan mempercepat pemulihan pariwisata Sumatera Barat melalui penguatan ekonomi kreatif berbasis kerakyatan.

Quote