Wonogiri, Gesuri.id - Bupati Wonogiri Setyo Sukarno yang juga politisi PDI Perjuangan bersama Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno, melakukan pemeriksaan mendadak (sidak) ke sejumlah titik, Kamis (26/02).
Hal itu merupakan upaya Pemkab Wonogiri menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, terutama selama Ramadan dan Idulfitri.
Lokasi pertama yang dikunjungi, Pasar Kota Wonogiri yang saat ini menempati lokasi pasar darurat pasca kebakaran 6 Oktober 2025 lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati berdialog langsung dengan para pedagang, untuk memastikan aktivitas perdagangan tetap berjalan lancar serta mendengarkan berbagai aspirasi dan kendala yang menghadang selama macetnya pasar darurat.
Bupati menegaskan berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada para pedagang yang terdampak kebakaran.
“Kami di sini untuk memastikan kondisi darurat tertata dan aman. Pemerintah juga terus mempersiapkan langkah percepatan pembangunan kembali pasar permanen, agar roda perekonomian masyarakat dapat pulih secara optimal,” tutur Setyo.
Usai dari Pasar Kota Wonogiri, rombongan meninjau stok beras di gudang Perum Bulog, untuk memastikan ketersediaan cadangan pangan pemerintah dalam kondisi aman dan memadai. Dari hasil pemantauan, stok beras dinyatakan cukup dan siap disalurkan, guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran.
Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati juga mengunjungi salah satu pangkalan LPG 3 Kg di wilayah Ngadirojo, untuk memastikan distribusi berjalan lancar serta penjualan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Pemerintah daerah dalam hal ini menekankan pentingnya penyaluran subsidi LPG tepat sasaran, dan menghindari praktik penimbunan. Pengawasan akan terus dilakukan secara intensif hingga momentum Lebaran usai, guna memastikan pasokan tetap aman dan terkendali,” ujar bupati.
Wakil Bupati Imron menambahkan, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok juga menjadi perhatian dalam sidak tersebut.
“Melalui kegiatan ini diharapkan stabilitas harga, ketersediaan stok bahan pokok, serta keamanan pangan bagi konsumen selalu terjamin. Sidak ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pedagang, agar berjualan dengan jujur dan nyaman, serta membantu mengendalikan inflasi daerah,” tuturnya.

















































































