Ikuti Kami

Stok Beras Jelang Lebaran, Sonny Danaparamita Kunjungi Gudang Bulog di Genteng

Kinerja positif ini harus terus dijaga, terutama dalam menjaga stabilitas harga serta mempersiapkan serapan gabah petani.

Stok Beras Jelang Lebaran, Sonny Danaparamita Kunjungi Gudang Bulog di Genteng
Anggota Komisi IV DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur III, Sonny T Danaparamita, melakukan kunjungan pengawasan ke gudang milik Perum Bulog di Genteng, Kabupaten Banyuwangi, untuk memastikan ketersediaan stok beras menjelang Hari Raya Idul Fitri sekaligus memantau Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahun 2026.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur III, Sonny T Danaparamita, melakukan kunjungan pengawasan ke gudang milik Perum Bulog di Genteng, Kabupaten Banyuwangi, untuk memastikan ketersediaan stok beras menjelang Hari Raya Idul Fitri sekaligus memantau Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahun 2026.

“Kinerja positif ini harus terus dijaga, terutama dalam menjaga stabilitas harga serta mempersiapkan serapan gabah petani pada musim panen mendatang,” ujar Sonny, dikutip Minggu (8/3).

Dalam kunjungan tersebut, Sonny yang merupakan legislator PDI Perjuangan disambut oleh Pimpinan Cabang Bulog Banyuwangi Dwiana bersama Kepala Gudang KP Genteng Agam. Selain berdiskusi mengenai kondisi stok dan distribusi pangan, ia juga meninjau langsung kualitas beras hasil serapan petani lokal yang tersimpan di gudang penyimpanan.

Berdasarkan laporan dari pihak Bulog, stok beras di Banyuwangi saat ini berada pada kondisi sangat mencukupi. Bahkan, status surplus tersebut memungkinkan Bulog Banyuwangi untuk mendukung distribusi kebutuhan pangan ke daerah lain di luar Pulau Jawa melalui penugasan khusus dari pemerintah.

Menanggapi laporan tersebut, Sonny memberikan apresiasi terhadap kinerja Bulog Banyuwangi yang dinilai berhasil menjaga ketersediaan beras sekaligus menyerap hasil panen petani secara optimal. Ia juga menilai ketersediaan stok yang kuat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga beras di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri.

Selain itu, Sonny menyarankan agar pihak Bulog mempertimbangkan penambahan kapasitas gudang, baik dengan memperluas fasilitas yang ada maupun membangun gudang baru di titik-titik strategis guna mendukung penguatan cadangan pangan nasional.

Meski harga beras di Banyuwangi dan sebagian wilayah Jawa Timur relatif stabil, Sonny mengingatkan pemerintah agar tetap waspada terhadap dinamika harga di daerah lain. Ia menilai adanya kenaikan harga di beberapa wilayah Indonesia menjadi indikasi masih adanya persoalan dalam sistem distribusi dan intervensi pasar.

“Ketika ada wilayah yang mengalami lonjakan harga, itu berarti ada persoalan dalam distribusi. Sistem tata kelola pangan nasional harus terus diperbaiki agar keadilan pangan dapat dirasakan merata,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sonny juga mengingatkan agar pemerintah tidak tergesa-gesa mengambil kebijakan impor beras jika stok nasional sebenarnya masih mencukupi.

“Jangan sampai solusi diambil secara gegabah, misalnya dengan melakukan impor beras. Padahal stok nasional kita sangat besar. Yang perlu diperhatikan adalah tata kelola distribusinya,” tegasnya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap kebijakan pangan nasional, khususnya dalam memastikan cadangan beras pemerintah tetap terjaga serta mampu melindungi petani dan konsumen menjelang momentum kebutuhan pangan yang meningkat saat Idul Fitri.

Quote