Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI sekaligus Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji, Abidin Fikri, meninjau langsung kelayakan fasilitas transportasi bagi jemaah haji Indonesia di kawasan menara (tower) Al Hidayah, Makkah, Rabu (20/5).
Abidin mengapresiasi kesiapan armada bus yang beroperasi 24 jam penuh untuk melayani mobilitas jemaah. Kawasan Al Hidayah sendiri dihuni oleh lebih dari 20.000 jemaah dari berbagai daerah di Indonesia. Mengingat jarak pemondokan ini ke Masjidil Haram mencapai sekitar 12 kilometer, ketersediaan transportasi yang memadai menjadi sangat vital.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
"Berdasarkan kesepakatan, transportasi sudah disediakan oleh syarikah. Saat ini ada 55 bus dengan kapasitas 43 tempat duduk per bus, dan ada 2 bus khusus untuk disabilitas dan lansia. Melihat kondisi saat ini, pelayanannya cukup baik," ujar Abidin Fikri usai melakukan inspeksi.
Abidin menilai skema operasional transportasi berjalan efektif. Bus-bus tersebut terus berputar (shuttle) selama 24 jam dari kompleks Al Hidayah menuju Masjidil Haram. Waktu tempuh perjalanan pun terbilang ideal.
"Waktu tempuh dari Al Hidayah sekitar 15 sampai 20 menit hingga tiba di Stasiun Jabal Kabah. Dari stasiun tersebut, jemaah tinggal berjalan kaki sekitar 700 meter menuju Masjidil Haram. Sejauh ini pelayanannya sudah cukup baik dan sangat membantu jemaah," pungkasnya.

















































































