Sumenep, Gesuri.id - Bupati Sumenep yang juga politisi PDI Perjuangan Achmad Fauzi menyebut Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) bukan sekadar penataan kawasan permukiman nelayan, tetapi bagian dari strategi besar mendorong ekonomi pesisir yang lebih produktif dan berkelanjutan.
"KNMP tidak hanya menata kampung nelayan agar lebih rapi, tetapi menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat pesisir," ujar Bupati Fauzi, Rabu (4/3/2026).
Transformasi kawasan pesisir mulai digerakkan di Kabupaten Sumenep. Program KNMP yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, menjadi langkah konkret memperkuat sektor kelautan dan perikanan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, ke lokasi program disambut langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Momentum ini sekaligus menegaskan posisi Sumenep sebagai salah satu daerah dengan potensi maritim strategis di Jawa Timur.
Lebih lanjut, Bupati Achmad Fauzi menjelaskan Sumenep dikenal sebagai kabupaten kepulauan dengan sumber daya laut melimpah. Potensi tersebut, menurutnya, harus dikelola secara modern dan terintegrasi agar berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan.
Program KNMP diharapkan mengubah pola ekonomi nelayan yang selama ini bergantung pada hasil tangkapan semata. Pemerintah mendorong diversifikasi usaha seperti pengolahan hasil laut, produk turunan perikanan, hingga ekonomi kreatif berbasis kelautan.
“Nelayan tidak hanya menangkap ikan, tetapi juga bisa mengembangkan usaha pengolahan dan sektor lain yang bernilai tambah,” jelasnya.

















































































