Ikuti Kami

Usulkan Jalan hingga RTLH, DPRD Jatim Janji Kawal Aspirasi Infrastruktur Warga Trenggalek

Deni juga mencatat kebutuhan di bidang pendidikan, khususnya terkait penambahan ruang kelas dan pembenahan sarana-prasarana sekolah.

Usulkan Jalan hingga RTLH, DPRD Jatim Janji Kawal Aspirasi Infrastruktur Warga Trenggalek
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono.

Durenen, Gesuri.id  — Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, berkomitmen mengawal penuh aspirasi masyarakat terkait pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah. 

Janji tersebut disampaikan usai mayoritas warga mengeluhkan kondisi jalan, jembatan, hingga rumah tidak layak huni (RTLH) selama agenda reses Masa Persidangan III.

Selama sepekan menggelar reses di Daerah Pemilihan (Dapil) IX—yang meliputi Trenggalek, Ponorogo, Magetan, Ngawi, dan Pacitan—Deni mendapati isu infrastruktur sebagai keluhan paling mendominasi.

Baca: Prabowo Sebut Hati PDI Perjuangan Sama dengan Pemerintah

"Aspirasi warga didominasi masalah infrastruktur, mulai dari jalan, jembatan, pavingisasi, hingga rumah tidak layak huni. Sektor pendidikan dan kesehatan juga ada, tetapi mayoritas tetap infrastruktur," ujar Deni usai menyerap aspirasi di Pondok Pesantren Darussalam, Desa Sumbergayam, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jumat (31/7).

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini menilai, tingginya permintaan fasilitas publik tersebut merupakan konsekuensi logis dari kondisi geografis Trenggalek yang didominasi kawasan pedesaan dan pegunungan.
Kebutuhan warga pun bervariasi. 

Sebagian warga di kawasan pelosok mengusulkan pembukaan akses jalan baru, sedangkan warga di pemukiman dan perkotaan mendesak perbaikan jalan rusak.

"Karakteristik wilayah Trenggalek memang berbeda dengan daerah lain. Namun, bagaimanapun juga, seluruh aspirasi tetap kami tampung sebagai bentuk komitmen kami sebagai wakil rakyat," tegasnya.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Deni menegaskan bahwa pengawalan anggaran dan kebijakan akan disesuaikan dengan kewenangan pemerintah. Untuk jalan berstatus provinsi, penangannya akan didorong melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sementara itu, infrastruktur skala kabupaten akan dikoordinasikan langsung dengan Pemkab Trenggalek.

Selain infrastruktur dasar, Deni juga mencatat kebutuhan di bidang pendidikan, khususnya terkait penambahan ruang kelas dan pembenahan sarana-prasarana sekolah.

Baca: Ini 3 Faktor yang Membuat Ganjar Pranowo Menjadi Capres Terkuat!

"Keluhan-keluhan ini mudah-mudahan bisa segera ditindaklanjuti. Kami akan terus mengawalnya," kata Deni.

Di sisi lain, Deni turut memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kebijakan efisiensi anggaran pemerintah yang berdampak pada alokasi dana pembangunan daerah hingga tingkat desa. Menurutnya, pemahaman ini penting agar warga menyadari dinamika dan penyesuaian skala prioritas yang tengah terjadi.

Meski ada keterbatasan anggaran, Deni memastikan kebutuhan pembangunan yang tergolong prioritas dan mendesak akan tetap diperjuangkan agar mendapatkan perhatian utama dari pemerintah.

Quote