Ikuti Kami

Risma Belum Dapat Arahan Untuk Maju Pada Pilgub Jawa Timur

Menteri Sosial ini mengaku tidak berani meminta untuk maju dalam Pilkada Jawa Timur.

Risma Belum Dapat Arahan Untuk Maju Pada Pilgub Jawa Timur
Menteri Sosial, Tri Rismaharini.

Jakarta, Gesuri.id - Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengaku belum mendapatkan arahan dari PDI Perjuangan untuk maju dalam Pilkada Jawa Timur 2024.

Hal tersebut diungkapkan Risma menyusul kabar dirinya bakal menjadi penantang petahana Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Pilkada Jatim.

Baca: Ganjar: Perlu Ada Ruang 'Check and Balances' di Pemerintahan

"Ndak (tidak), ndak ada. Aku ndak pernah dapat arahan apapun ya," ujar Risma di Pusdiklat Kemensos, Jakarta, Jumat (28/6).

Menteri Sosial ini mengaku tidak berani meminta untuk maju dalam Pilkada Jawa Timur.

Dirinya mengaku tidak berharap untuk dicalonkan pada Pilkada Jatim.

"Enggak berani minta. Iya enggak boleh (berharap) , dan berdoa aja ndak berani aku. Ndak berani," ucap Risma.

Mantan Wali Kota Surabaya ini mengaku tidak pernah meminta-minta untuk dicalonkan sebagai kepala daerah.

Risma mengatakan pertanggungjawaban sebagai kepala daerah sangat berat.

Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan Tak Berniat Ikuti Pilkada

"Aku tuh ndak pernah minta-minta itu ya, karena itu yang teman-teman lihat di dunia aja. Pertanggungjawaban itu yang paling berat itu pertanggungjawaban nanti. Kenapa? Karena kita hidupnya lebih lama di sana dari pada di sini, ya kan. Itu ribuan tahun di sana, ya kan. Jadi ndak, aku ndak berani," ungkap Risma.

"Ndak berani minta, bukan ndak berani. ya sudah kalau udah diturunkan mau apa aku, ya kan. Waktu wali kota, saya bilang mas aku ndak punya uang waktu dapat rekom itu kan. Bagaimana ini mas. bu tenang saja, kita memang gak punya uang, tapi Tuhan kita Maha Kaya," tambah Risma.

Quote