Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, menyatakan bakal mendorong talenta muda berbakat yang muncul dari turnamen Fauzi Cup 2026 untuk berkembang hingga ke tingkat nasional. Hal itu disampaikannya saat menyaksikan langsung laga final Fauzi Cup 2026 di Lapangan Taman Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu (6/9/2026).
"Pertandingannya seru, mengibur dan keduanya memiliki skil yang luar biasa. Mereka layak berada di final dan layak menjadi juara," kata Dadang Iskandar Danubrata seusai laga.
Legislator dari Partai PDI Perjuangan Kota Bogor itu mengaku menikmati pertandingan final Fauzi Cup 2026 yang mempertemukan kesebelasan Elif 89 Vs RBM Merah. Menurutnya, pertandingan berlangsung ketat dengan kedua tim menampilkan permainan saling menyerang sehingga mengundang ketegangan bagi para penonton yang hadir langsung di lapangan.
Dadang menuturkan turnamen Fauzi Cup bukan kali pertama digelar, melainkan sudah memasuki tahun ke V bersama H. TB. Muhtar. Menurutnya, turnamen tersebut memiliki tujuan untuk menyaring bakat atlet-atlet muda yang ada di Kota Bogor, khususnya di daerah pemilihannya, Kecamatan Bogor Selatan.
Ia pun selaku perwakilan DPRD Kota Bogor sangat mendukung pengembangan potensi sepakbola anak-anak muda tersebut.
"Kami melihat banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan dari anak-anak kita. Harapannya, mereka tidak hanya berprestasi di tingkat kecamatan, tetapi juga mampu menembus tingkat Kota Bogor hingga provinsi," ujar Dadang.
Selain pembinaan di tingkat basis, kompetisi internal seperti Soekarno Cup juga disiapkan sebagai ajang bagi para pemain muda. Ajang tersebut diproyeksikan kembali bergulir tahun depan secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, Kota Bogor, hingga ke tingkat nasional.
Melalui turnamen semacam ini, para pemain berbakat yang muncul akan dipantau secara langsung untuk diproyeksikan masuk ke dalam skuad utama.
"Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap adik-adik kita. Kami ingin mereka tidak hanya fokus pada pendidikan formal di sekolah, tetapi juga bisa mengukir prestasi dan menyalurkan bakatnya lewat bidang olahraga," jelasnya.
Menilai jalannya pertandingan pembinaan tersebut, Dadang memberikan apresiasi tinggi atas kepemimpinan wasit dan sportivitas yang ditunjukkan para pemain di lapangan. Menurutnya, pertandingan berjalan secara adil (fair play) dan menyuguhkan kualitas permainan yang cukup baik.
"Secara permainan, anak-anak sudah sangat baik dan menjunjung tinggi sportivitas. Namun dari sisi sarana, memang belum maksimal. Kualitas rumput lapangan idealnya bisa tertutup penuh di seluruh area agar aliran bola dan kualitas permainan anak-anak bisa lebih optimal lagi," pungkasnya.

















































































