Jakarta, Gesuri.id - Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kesempatan bagi Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan peran mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi digital
Hal tersebut diwujudkan melalui kunjungan Anggota DPR RI Ir. Rudianto Tjen sekaligus kuliah umum bersama mahasiswa Polman Babel yang berlangsung di Gedung Aula Polman Babel, Sungailiat, Kamis (20/08/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPR RI Ir. Rudianto Tjen bersama rombongan, DPD RI Bahar Buasan, M.Sc., Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Imam Wahyudi, S.IP., serta Anggota DPRD Kabupaten Bangka Eri Gustian, S.H., beserta tim dari Fraksi PDI Perjuangan. Rombongan disambut langsung Direktur Polman Babel I Made Andik Setiawan, Ph.D., bersama jajaran pimpinan dan sivitas akademika.
Dalam sambutannya, Direktur Polman Babel I Made Andik Setiawan menyampaikan kunjungan jajaran legislatif tersebut merupakan sebuah kehormatan bagi Polman Babel. Ia juga mengajak mahasiswa mengikuti kuliah umum dengan serius serta mengambil berbagai wawasan dan pengalaman yang disampaikan narasumber.
Menurutnya, proses pembelajaran mahasiswa tidak cukup hanya dilakukan di dalam kampus. Pengalaman di luar lingkungan akademik juga penting untuk membentuk kemampuan berinteraksi dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ir. Rudianto Tjen dalam kuliah umum mengangkat tema “Cinta Tanah Air di Era Digitalisasi”. Di hadapan mahasiswa Polman Babel, ia mengajak generasi muda untuk menunjukkan kecintaan terhadap Indonesia melalui kegiatan positif dan produktif.
Rudianto Tjen menegaskan mencintai tanah air dapat diwujudkan dengan belajar secara sungguh-sungguh, meningkatkan kemampuan, menghasilkan karya, menjaga persatuan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, kemampuan menggunakan teknologi tidak boleh berhenti sebatas menjadi pengguna, tetapi harus diarahkan untuk menciptakan inovasi, meningkatkan produktivitas, mengembangkan usaha, dan menghasilkan karya yang bermanfaat.
“Mahasiswa harus belajar menjadi seseorang yang peka dan aktif. Jangan menjadi mahasiswa yang biasa saja, ibaratnya hanya ikut bertepuk tangan ramai-ramai,” ujar Rudianto Tjen.
Selain mendorong mahasiswa menjadi generasi produktif, Rudianto Tjen juga mengingatkan pentingnya kecerdasan dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi digital. Kemudahan memperoleh dan menyebarkan informasi harus diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi secara kritis.
Ia meminta generasi muda membiasakan diri memeriksa sumber informasi, memahami konteks, serta memastikan kebenaran sebuah informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.
Menurutnya, penyebaran informasi yang keliru dapat menimbulkan keresahan, memperbesar perbedaan di tengah masyarakat, bahkan berpotensi mengganggu persatuan.
“Generasi muda perlu membiasakan diri memeriksa sumber, memahami konteks, dan memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya,” tegasnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian cenderamata dari Direktur Polman Babel kepada Anggota DPR RI Ir. Rudianto Tjen dan DPD RI Bahar Buasan, M.Sc. Pemberian cenderamata tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kunjungan dan kuliah umum yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

















































































