Ikuti Kami

Seno Ajak Generasi Muda Kota Surabaya Berani Bermimpi

Dengan diiringi dengan rasa tanggung jawab akan masa depan kotanya.

Seno Ajak Generasi Muda Kota Surabaya Berani Bermimpi
Pendiri Aliansi Pelajar Surabaya, Aryo Seno Bagaskoro.

Surabaya, Gesuri.id - Pendiri Aliansi Pelajar Surabaya, Aryo Seno Bagaskoro mengajak generasi muda untuk berani bermimpi dengan disertai tanggung jawab untuk kemajuan Kota Pahlawan. 

"Keberanian bermimpi harus menjadi kata kunci bagi kawan-kawan sekalian. Diiringi dengan rasa tanggung jawab akan masa depan kotanya, menyambung sejarah panjang Surabaya yang heroik." Kata Seno saat menjadi pemateri di Sekolah Kebangsaan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Minggu (26/2). 

Seno menceritakan tentang pengalamannya mendirikan Aliansi Pelajar Surabaya lewat penumbuhan kesadaran mengatasi keresahan-keresahan pelajar. Juga tentang pengalamannya berinteraksi dengan anak-anak muda di berbagai platform.

Baca: Aryo Seno Bagaskoro Apresiasi NU Dalam Merawat NKRI

"Anak muda tidak boleh terkekang pada kondisi yang ada saat ini. Menghadapi kesulitan, kemudian menjadi pengecut dan melarikan diri dari persoalan. Melainkan harus proaktif ikut serta berperan menjadi bagian dari solusi." Ujarnya.

Ketua DPC Taruna Merah Putih (TMP) Kota Surabaya ini juga mengajak para peserta untuk kembali pada rasa cinta akan keluarga sebagai bentuk terkecil rasa cinta pada tanah air. Ia menyampaikan pentingnya restu dan kehadiran keluarga.

"Peran intens keluarga sangat vital. Terlebih kehadiran Ibu sebagai teladan yang fundamental. Diperlukan emotional bonding secara terus menerus dalam satu manajemen keluarga. Sehingga sepulang dari sini, semangat mencapai mimpi dapat terus dijaga bersama-sama." Imbuhnya.

Sebelumnya, diketahui Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka sekolah wawasan kebangsaan di Lanudal Juanda, Sidoarjo, Rabu (22/2). Sebanyak 57 remaja mendapat pelatihan secara militer selama delapan hari.

Cak Eri mengatakan, sekolah kebangsaan itu diadakan untuk membentuk karakter remaja Surabaya yang kuat dan tangguh.

Eri menjelaskan, anak-anak mengikuti sekolah kebangsaan ke depannya akan memiliki ideologi sesuai Pancasila. 

Baca: PDI Perjuangan Tetapkan Fuad jadi Ketua BMI Kota Surabaya

Dengan begitu, para remaja Surabaya dapat mengedepankan rasa guyub dan gotong royong serta kerukunan. Ketika kembali ke sekolahnya, mereka diharapkan dapat menyebarkan kebaikan dan menjadi satu keluarga dengan pemkot, TNI, dan Polri untuk menerapkan Pancasila kepada seluruh masyarakat.

Sementara Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo menyampaikan, para remaja itu dilatih dan dibina selama delapan hari. Mereka harus bangun pagi setiap pukul 04.30. anak-anak itu diajak berolahraga bersama taruna Akademi Angkatan Laut (AAL).

“Biar tahu militer itu bagaimana. Adik-adik ini harus mengenal apa itu disiplin,” tegas Heru.

Quote