Jakarta, Gesuri.id - Mantan Ketua Umum PB Percasi periode 2022-2026 yang juga Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, GM Utut Adianto memberikan Coaching Clinic kepada puluhan peserta catur kelompok usia.
Dalam kesempatan itu, di hadapan para peserta dari berbagai kelompok usia, GM Utut Adianto di sela-sela kesibukannya itu, memberikan materi tentang langkah-langkah dalam memainkan budak catur. Acara yang merupakan rangkaian dari JAPFA Chess Festival 2026 di Gedung Serbaguna GBK, Senayan, Jakarta, belum lama ini.
"Saya hadir untuk sekedar memberikan 'ilmu bermain catur' kepada para pecatur muda dari kelompok usia. Saya secara pribadi tidak meragukan komitmen JAPFA dalam mendukung ekosistem pembinaan catur di Indonesia. Anda bisa lihat begitu antusiasnya para pecatur muda untuk mengikuti even ini," kata Utut Adianto.
Namun di sisi lain, Utut Adianto menyatakan keprihatinannya, karena sampai saat ini Indonesia belum mencetak pecatur Absolut kelas dunia.
"Grand Master kita sudah punya sembilan, yang sudah wafat empat orang. Woman International Master sudah tiga, serta pecatur-pecatur yang sudah bergelar banyak. Yang belum kita miliki adalah pecatur Absolut yang bergelar juara dunia, seperti Anand pecatur India," ungkapnya lagi.
Dikatakan, belum lahirnya pecatur Absolut dari Indonesia merupakan tantangan dari PB Percasi maupun para stake holder catur.
"Sebab kalo ada pemain seperti itu, akan mengerek para pecatur di bawahnya. Makanya kita harapkan di kepengurusan yang baru PB Percasi. Yang belum ada sekarang adalah kontinuitas untuk mewujudkan hal itu," papar Utut Adianto.

















































































