Ikuti Kami

Adian Napitupulu kepada Kader Muda: Jangan Hanya Nikmati Sejarah, Ciptakan Sejarahmu Sendiri

Seburuk-buruknya aktivis 1998, kami adalah generasi yang pernah mengukir sejarah.

Adian Napitupulu kepada Kader Muda: Jangan Hanya Nikmati Sejarah, Ciptakan Sejarahmu Sendiri
PAC PDI Perjuangan Ciracas gelar Diskusi 30 Tahun Peristiwa Kudatuli - Foto: PAC PDI Perjuangan Ciracas

Jakarta, Gesuri.id – Wasekjen DPP PDI Perjuangan Bidang Komunikasi Adian Napitupulu mengajak kader-kader muda PDI Perjuangan tidak hanya mengenang sejarah perjuangan partai, tetapi juga menciptakan sejarah baru melalui karya dan pengabdian.

Pesan tersebut disampaikan Adian saat menutup paparannya dalam Diskusi Tapak Tilas 30 Tahun Tragedi Kudatuli yang digelar PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (25/7).

Adian mengatakan setiap generasi memiliki tanggung jawab untuk meninggalkan jejak sejarahnya sendiri.

"Seburuk-buruknya aktivis 1998, kami adalah generasi yang pernah mengukir sejarah. Mau berhasil seratus persen, tujuh puluh lima persen, atau dua puluh persen, kami tetap pernah membuat sejarah," ujarnya.

Ia mengakui tidak semua cita-cita gerakan reformasi berhasil diwujudkan.

Bahkan, sejumlah gagasan yang pernah diperjuangkan para aktivis, seperti Komite Rakyat Indonesia maupun Mahkamah Rakyat, tidak mendapat dukungan luas.

"Kami juga mengalami banyak kekalahan. Banyak gagasan yang ditolak. Itu bagian dari perjalanan perjuangan," katanya.

Namun demikian, menurut Adian, kegagalan bukan alasan untuk berhenti berjuang.

Justru pengalaman tersebut menjadi pelajaran bagi generasi berikutnya agar mampu melahirkan perubahan yang lebih baik.

"Kepada kader muda saya ingin bertanya, sejarah kalian nanti apa? Karena generasi yang gagal adalah generasi yang tidak mampu membuat sejarahnya sendiri," tegas Adian.

Ia berharap semangat perjuangan yang lahir dari Peristiwa Kudatuli terus diwariskan kepada generasi penerus sebagai bekal menjaga demokrasi Indonesia.

#30tahunkudatuli
#Diponegoro58
#PDIPerjuangan
#MegawatiSoekarnoPutri

Quote