Jakarta, Gesuri.id - DPD PDI Perjuangan Lampung ziarah ke makam KH. Ghalib di Pringsewu Utara, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Minggu (8/3).
Ziarah tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Winarti, didampingi Sekretaris Palgunadi, Wakil Ketua Grace dan Condrowati, serta sejumlah fungsionaris DPC PDI Perjuangan Pringsewu.
Diketahui KH. Ghalib merupakan ulama karismatik, santri KH. Hasyim Asy’ari, dan pahlawan perjuangan asal Lampung yang memimpin Laskar Hizbullah melawan Belanda. Lahir di Sidoarjo 1899, beliau merintis Pondok Pesantren Bambu Seribu (pondok pertama di Pringsewu) dan gugur pada 1949.

Baca: Ganjar: Saya Tidak Bisa Asal Janji yang Nanti Tak Bisa Dilaksanakan
Rombongan DPD PDI Perjuangan Lampung juga disambut oleh H. Samsul Maarif, yang merupakan salah satu keluarga sekaligus pengurus makam tersebut.
Ziarah diawali dengan doa bersama di makam tokoh ulama pejuang tersebut. Dalam kesempatan itu juga disampaikan cerita singkat mengenai kilas balik perjuangan KH Ghalib semasa hidupnya, yang dipaparkan langsung oleh seorang kiai setempat.
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Winarti, mengatakan ziarah ini merupakan bentuk penghormatan kepada para tokoh yang telah berjasa dalam perjuangan bangsa sekaligus menjaga nilai-nilai perjuangan yang diwariskan kepada generasi saat ini.
“Ziarah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meneladani semangat perjuangan para ulama dan tokoh bangsa seperti KH Ghalib. Beliau adalah sosok yang telah berkontribusi besar bagi masyarakat dan perjuangan kemerdekaan,” ujar Winarti.
Menurutnya, nilai-nilai perjuangan, pengabdian kepada rakyat, serta semangat kebersamaan yang diwariskan para tokoh terdahulu harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi sekarang.

Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik
Sementara itu, H. Samsul Maarif menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh DPD PDI Perjuangan Lampung terhadap makam serta sejarah perjuangan KH Ghalib.
“Kami dari pihak keluarga mengucapkan terima kasih atas kedatangan Ibu Winarti beserta jajaran. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus mengingatkan masyarakat tentang perjuangan para ulama dan tokoh daerah yang telah berjuang untuk bangsa,” kata Samsul Maarif.
Ia berharap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan KH Ghalib dapat terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam membangun daerah dan bangsa.

















































































