Ikuti Kami

Mega: Perempuan Perjuangan Harus Percaya Diri, Berani Bicara

Megawati motivasi kader perempuan PDI Perjuangan untuk tangguh dan percaya diri.

Mega: Perempuan Perjuangan Harus Percaya Diri, Berani Bicara
Ketua Umum PDI Perjuangan Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri saat memberikan pengarahan dan pembukaan Pendidikan Kader Perempuan Tingkat Nasional di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lentengagung, Jumat (10/6). (istimewa)

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Umum PDI Perjuangan Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri mendorong kader perempuan PDI Perjuangan agar selain tangguh dalam mengurus rumah tangga, juga memiliki percaya diri, berani mengemukakan pendapat, dan bisa berbicara dengan rakyat.

Baca Konsolidasi Kader Perempuan, Hasto: Fokus Bantu Rakyat

Berbagai motivasi dan nasihat itu disampaikan Megawati saat memberikan pengarahan dan pembukaan Pendidikan Kader Perempuan Tingkat Nasional di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lentengagung, Jumat (10/6).

"Harus berani mengemukakan pendapat. Harus bisa bicara kepada rakyat. Gampang sebetulnya. Ini Ibu ajarkan. Jadi sebetulnya bicara dengan rakyat adalah bicara dengan hati. Ibu juga dulu baru turun pusing. Tadi setelah Ibu lihat sangat mudah," kata Megawati mengisahkan perjalanan awalnya sebagai politisi.

Megawati memberi motivasi kader perempuan PDI Perjuangan tidak hanya dalam urusan rumah tangga tapi juga dalam perannya sebagai kader partai tidak boleh lembek.

Dalam kesempatan itu, Megawati juga menggarisbawahi pentingnya untuk terus bekerja sebagai kader partai.

"Saya hanya ingin menegaskan kalau tidak kerja, tidak akan berhasil. Kalau tidak kerja, tidak akan berhasil," kata Megawati.

Untuk itu, kader perempuan pun diharapkan Megawati untuk ikut turun ke bawah, berbicara dengan rakyat. 

"Majulah bersatu dengan harga diri," kata Megawati menutup pengarahannya.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang memoderatori pengarahan Megawati, menyebutkan berbagai nasihat dan arahan Megawati itu sangat bermakna.

"Kaum perempuan, kader-kader PDI Perjuangan agar berdiri tegak, penuh rasa percaya diri. Berani menegakkan hal-hal yang prinsip, sebagaimana disampaikan oleh Bung Karno melalui Buku Sarinah. Karena itulah kader perempuan wajib memahami keseluruhan pemikiran Bung Karno dan kemudian dipahami dalam alam pikir, alam batin," ucap Hasto.

Hasto pun mengulang pesan Megawati yang mengingatkan pentingnya menanam makanan pendamping beras yang telah dikampanyekan sejak Maret 2020.

Baca Ini Respons Hasto Soal Ramainya Manuver Isu Capres

"Terima kasih Ibu Megawati telah memberikan kepada kita dalam waktu satu bulan untuk menggalakkan politik menanam. Politik yang menyentuh kehidupan rakyat dengan 10 tanaman pendamping beras," kata Hasto.

Hasto menutup acara pembukaan dengan mengajak para Ketua DPP PDI Perjuangan dan peserta menyanyikan lagu Padamu Negeri dan diakhiri foto bersama dengan 101 peserta di depan halaman Sekolah Partai.

 

Quote