Ikuti Kami

Megawati Wanti-wanti Kader Jaga APBD: Setiap Rupiah Harus untuk Rakyat!

Jaga betul penggunaan APBD. Setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat.

Megawati Wanti-wanti Kader Jaga APBD: Setiap Rupiah Harus untuk Rakyat!
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

​Nusa Dua, Gesuri.id – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, memberikan arahan tegas kepada seluruh kader partainya di lembaga eksekutif maupun legislatif.

Megawati menginstruksikan agar politik anggaran dijadikan instrumen utama dalam menghadirkan keadilan sosial, salah satunya dengan menjaga ketat penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

​Penegasan tersebut disampaikan Presiden ke-5 Republik Indonesia itu saat membuka secara virtual Bimbingan Teknis (Bimtek) Fraksi PDI Perjuangan se-Indonesia dan Pembekalan KSB DPC Partai di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, Jumat (5/6/2026).

​"Jaga betul penggunaan APBD. Setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat," tegas Megawati.

Baca: Ganjar Pranowo Bongkar Akar Sistemik Korupsi: Dari Kampanye

​Megawati mengingatkan bahwa jabatan publik hanyalah amanah sementara yang tidak boleh disalahgunakan demi kepentingan pribadi atau kelompok. Baginya, modal politik terbesar yang harus dijaga sepanjang hayat adalah kepercayaan masyarakat.

​"Jangan biarkan jabatan membuat kader jauh dari rakyat. Jabatan itu sementara, tetapi kepercayaan rakyat adalah kepercayaan yang harus dijaga seumur hidup. Turunlah ke bawah. Politik kemanusiaan menemukan maknanya ketika kita hadir di tengah rakyat," ujarnya.

​Dalam arahannya, putri Proklamator Bung Karno ini menggarisbawahi sejumlah isu strategis yang wajib dikawal kader dalam perumusan kebijakan daerah. Fokus utamanya meliputi keberpihakan pada sektor informal, ketahanan pangan, dan perlindungan lingkungan hidup.

​"Lindungi petani, nelayan, buruh, dan pelaku ekonomi rakyat. Jaga kedaulatan pangan dan tingkatkan UMKM," tutur Megawati.

​Selain sektor ekonomi wong cilik, Megawati juga menaruh perhatian khusus pada isu lingkungan yang kian kritis akibat perubahan iklim. Ia meminta kader PDI Perjuangan menjadi pelopor gerakan hijau di daerah masing-masing.

​"Perubahan iklim bukan hal biasa. Kader PDI Perjuangan harus menjadi pelopor dalam menjaga ruang hijau, sungai, dan berbagai sumber kehidupan masyarakat. Pembangunan harus berjalan, tetapi tidak boleh merusak alam," cetusnya.

​Ia menambahkan, indikator keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi atau megahnya infrastruktur fisik, melainkan dari keseimbangan antara kemajuan material, kelestarian alam, dan kesejahteraan sosial.

Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres

​Di akhir pidatonya, Megawati menekankan dua poin krusial lain, yakni pemerataan pelayanan kesehatan dan penguatan martabat bangsa di kancah global. Ia meminta jaminan agar masyarakat dari kelas sosial mana pun mendapatkan perawatan medis yang layak dan setara.

​"Kita harus memastikan bahwa setiap warga dapat menerima pelayanan kesehatan yang setara dan maksimal saat mereka membutuhkan," kata Megawati.

​Menutup arahannya, ia membakar semangat para kader untuk terus memperjuangkan kemandirian nasional agar Indonesia tidak bergantung pada kekuatan asing.

​"Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak hidup dari belas kasihan orang lain," pungkasnya.

Quote