Grobogan, Gesuri.id – Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Yohanes Winarto, menegaskan bahwa penataan organisasi merupakan momentum krusial bagi partai untuk membangun mesin politik yang tangguh.
Menghadapi tantangan elektoral ke depan yang kian berat, seluruh pengurus di tingkat kecamatan atau Pengurus Anak Cabang (PAC) diminta segera merapatkan barisan dan mengubah cara pandang.
Yohanes menyampaikan bahwa proses panjang penataan organisasi—mulai dari penjaringan, penyaringan, hingga penetapan pengurus—merupakan bagian dari instruksi langsung Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk mempercepat konsolidasi internal.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
"Harapan besar partai ke depan adalah agar seluruh pengurus memiliki cara berpikir dan cara pandang yang berubah. Sebagai pengurus partai, mereka wajib memikul tanggung jawab yang lebih besar dibanding kader biasa. Ini harus kita sadari bersama," ujar Yohanes saat memberikan pengarahan dalam agenda penetapan pengurus di Kabupaten Grobogan.
Terkait nama-nama pengurus baru yang ditetapkan oleh DPD, Yohanes mengimbau seluruh kader untuk menunjukkan kedisiplinan dan kepatuhan mutlak dengan menghormati keputusan tersebut.
Menurutnya, seluruh proses pencalonan telah melalui pertimbangan matang demi kepentingan organisasi.
Ia juga mengingatkan bahwa kebesaran PDI Perjuangan tidak bergantung pada individu, melainkan pada kedisiplinan seluruh pengurus dalam mematuhi instruksi partai.
"Jika ada kader yang belum mendapatkan penugasan dalam struktur pengurus, jangan berkecil hati. Kita harus tetap bangga menjadikan PDI Perjuangan sebagai rumah politik, lalu bersama-sama berjuang membesarkan partai, khususnya di Kabupaten Grobogan," lanjutnya.
Lebih lanjut, Yohanes menekankan pentingnya kerja keras kolektif demi mendongkrak perolehan kursi legislatif di Kabupaten Grobogan dari capaian yang ada saat ini. Ia mengingatkan bahwa jabatan dalam kepengurusan bukanlah sekadar simbol status, melainkan sebuah tanggung jawab besar.

Baca: Ganjar Pranowo Bongkar Akar Sistemik Korupsi
"Ketua PAC adalah Komandan Tempur Elektoral di wilayah yang dipimpinnya. Penugasan dari partai untuk menduduki posisi kepengurusan bukan untuk gagah-gagahan, tetapi memiliki konsekuensi tanggung jawab," tegas Yohanes di hadapan para kader yang hadir.
Di akhir arahannya, ia mengajak seluruh pengurus yang baru ditetapkan untuk melakukan refleksi mendalam mengenai kontribusi nyata yang akan mereka berikan demi kemenangan partai.
"Setelah nama-nama ditetapkan, pulang ke rumah dan renungkan. Apa yang sudah diperbuat kemarin, apa yang dilakukan hari ini, dan apa yang akan dikerjakan di hari depan untuk kemenangan serta kebesaran PDI Perjuangan," pungkasnya.

















































































