Ikuti Kami

PDI Perjuangan Banten: Hari Lahir Bung Karno Momentum Meneguhkan Semangat Berdikari & Membumikan Pancasila

Indonesia dibangun di atas fondasi perjuangan rakyat, gotong royong, dan semangat persatuan.

PDI Perjuangan Banten: Hari Lahir Bung Karno Momentum Meneguhkan Semangat Berdikari & Membumikan Pancasila
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Wanto Sugito.

Serang, Gesuri.id - PDI Perjuangan Provinsi Banten memperingati Hari Lahir Bung Karno yang jatuh setiap tanggal 6 Juni sebagai momentum untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan, nasionalisme, dan cita-cita Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari dalam ekonomi, serta berkepribadian dalam kebudayaan.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Wanto Sugito, mengatakan peringatan Hari Lahir Bung Karno tidak sekadar mengenang sosok Proklamator Kemerdekaan RI, tetapi juga mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Hari Lahir Bung Karno adalah momentum untuk mengingat kembali bahwa Indonesia dibangun di atas fondasi perjuangan rakyat, gotong royong, dan semangat persatuan. Bung Karno telah mewariskan Pancasila sebagai bintang penuntun bangsa yang harus terus dibumikan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Wanto, Sabtu (6/6).

Baca: Ganjar Bangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa

Menurutnya, di tengah berbagai tantangan global dan dinamika nasional, pemikiran Bung Karno mengenai kemandirian bangsa tetap relevan. Karena itu, seluruh kader PDI Perjuangan harus terus hadir di tengah rakyat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

“Kader partai harus menjadi pelopor dalam membela kepentingan rakyat, memperjuangkan keadilan sosial, serta menguatkan semangat gotong royong. Politik harus diwujudkan sebagai jalan pengabdian kepada rakyat sebagaimana diajarkan Bung Karno,” ujarnya.

Wanto menambahkan, sepanjang Bulan Bung Karno, DPD PDI Perjuangan Banten bersama seluruh DPC kabupaten/kota melaksanakan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, mulai dari kegiatan sosial, kebudayaan, olahraga, pendidikan politik, hingga kegiatan yang memperkuat semangat kebangsaan.

Baca: Ganjar Pranowo Akui Belajar Industri Kreatif dari K-POP

“Peringatan Bulan Bung Karno harus menjadi momentum refleksi sekaligus aksi. Kita tidak cukup hanya mengenang Bung Karno melalui pidato dan seremonial, tetapi harus menghadirkan gagasan dan kerja nyata yang memberi manfaat bagi rakyat,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mempelajari dan memahami pemikiran Bung Karno sebagai inspirasi dalam membangun Indonesia yang maju dan berkeadilan.

“Bung Karno pernah berpesan, ‘Jas Merah, Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah’. Pesan itu mengingatkan kita bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pendiri bangsa dan mampu melanjutkan cita-cita perjuangannya,” tutup Wanto.

Quote