Palangkaraya, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Yohanes Freddy Ering, meminta pemerintah daerah memastikan alokasi anggaran penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) benar-benar mencukupi kebutuhan di lapangan.
Menurutnya, dukungan anggaran menjadi faktor penting agar upaya penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
"Penanganan karhutla ini tidak hanya soal personel maupun sarana dan prasarana, tetapi juga soal anggaran yang berkaitan langsung dengan kebutuhan lapangan," kata Yohanes, Senin (27/7/2026).
Yohanes berharap kebutuhan anggaran untuk penanganan bencana tersebut dihitung secara rinci sehingga alokasi yang tersedia benar-benar mampu memenuhi berbagai kebutuhan operasional di lapangan.
Meski pemerintah saat ini tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, politikus PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa anggaran penanggulangan karhutla harus tetap menjadi prioritas dalam belanja daerah.
Ia menambahkan, apabila kondisi di lapangan sudah sangat mendesak dan anggaran yang dialokasikan melalui APBD murni tidak lagi mencukupi, pemerintah daerah dapat mengusulkan penambahan anggaran melalui mekanisme pergeseran anggaran mendahului APBD Perubahan.
"Kalau nunggu APBD perubahan cukup lama karena prosesnya di September atau Oktober. Makanya misalkan sudah sangat urgent, bisa diusulkan mendahului perubahan," ucapnya.
Yohanes menegaskan DPRD Kalimantan Tengah siap mendukung berbagai kebijakan pemerintah dalam penanggulangan karhutla, termasuk mengawal pemenuhan kebutuhan anggaran agar penanganan bencana dapat dilakukan secara optimal.
"Intinya yang penting cepat saja, baik dari sisi penanganan dan kebutuhan anggaran. Karena kalau sampai kita terlambat menangani bencana ini, maka akan lebih banyak anggaran lagi yang digunakan," pungkasnya.

















































































