Ikuti Kami

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Satgas Cakra Buana PDI Perjuangan Jakarta Timur Perkuat Soliditas Kader

Dwi Rio Sambodo menekankan pentingnya momen ini sebagai ajang introspeksi, evaluasi, dan koreksi diri.

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Satgas Cakra Buana PDI Perjuangan Jakarta Timur Perkuat Soliditas Kader
Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur Dwi Rio Sambodo (berdiri) dalam memberikan Kata sambutan dalam acara Tahun Baru Islam, di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur,Jl. H. Naman, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Selasa (16/6/2026). (istimewa)

Jakarta, Gesuri.id - Satuan Tugas (Satgas) Keamanan Cakra Buana Partai PDI Perjuangan Jakarta Timur menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H. Acara tersebut berlangsung di Jalan H. Naman, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Selasa (16/06/2026) malam.

Dalam sambutannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, Dwi Rio Sambodo menyampaikan Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk mengenang hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah. Ia menekankan pentingnya momen ini sebagai ajang introspeksi, evaluasi, dan koreksi diri.

Dwi Rio juga mengapresiasi inisiatif Satgas Cakra Buana PDI Perjuangan Jakarta Timur yang telah menyelenggarakan acara ini.

"Inilah bentuk nyata dalam membangun kebersamaan dan kesolidan sesama kader," tegas Dwi Rio.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, Lukman Hakim, beserta jajaran pengurus DPC lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Satgas Cakra Buana PDI Perjuangan Jakarta Timur, Abdul Rojak, turut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini. Rojak mengatakan, agenda ini digelar untuk membangun kekompakan sesama anggota Satgas. Menurutnya, kekompakan tersebut hanya bisa terwujud jika para kader meneladani nilai-nilai perjuangan Nabi Muhammad SAW.

Hal senada diungkapkan oleh Wakil Ketua Bidang Agama dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, Muhammad Firdaus alias Gus Ibon. Ia menjelaskan bahwa hijrah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah didasari oleh pertimbangan yang matang.

"Salah satunya, Nabi dalam berhijrah melihat kendaraan sebagai alat transportasi yang krusial untuk dipertimbangkan, sehingga proses hijrah dapat berjalan dengan baik dan terencana," ujar Gus Ibon.

Acara yang berlangsung khidmat ini juga diisi dengan pembacaan doa oleh Muhammad Toha, yang merupakan anggota Satgas Cakra Buana DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur. Sebagai penutup, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, Dwi Rio Sambodo. 

Quote