Batu, Gesuri.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Batu resmi melantik 33 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kota Batu pada Minggu (24/5/2026).
Prosesi pelantikan yang berlangsung di Hall Semeru, Zam Hotel & Convention, Jalan Abdul Gani Atas, Kelurahan Ngaglik, Kota Batu ini menjadi momentum penting konsolidasi internal partai.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri menjelaskan bahwa masing-masing dari tiga kecamatan di Kota Batu kini diperkuat oleh 11 orang pengurus PAC. Pelantikan ini sengaja digelar sebagai langkah strategis untuk memperkokoh struktur partai, mulai dari tingkat kecamatan hingga ke tingkat anak ranting.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Saifudin memastikan bahwa komposisi kepengurusan yang baru dilantik telah memenuhi seluruh instruksi dan regulasi partai, termasuk keterwakilan perempuan dan anak muda.
"Komposisi pengurus di masing-masing PAC sudah sesuai dengan arahan partai. Keterwakilan kelompok milenial dan Gen-Z yang berusia di bawah 40 tahun sudah terpenuhi di tiga kecamatan. Begitu pula dengan kuota 30 persen perempuan, semuanya sudah sesuai dengan ketentuan undang-undang pemilu," ujar Saifudin.
Pascapelantikan ini, DPC PDI Perjuangan Kota Batu bergerak cepat dengan mengagendakan konsolidasi total di 24 desa dan kelurahan se-Kota Batu. Pihaknya membidik target besar agar seluruh kepengurusan di tingkat ranting hingga anak ranting selesai terbentuk pada akhir tahun 2026.
Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan Komitmennya Untuk Berantas KKN
Menurut Saifudin, penguatan struktur ini merupakan fondasi utama sebelum partai meluncurkan berbagai program kerja, baik untuk kepentingan internal organisasi maupun program kerakyatan.
Ia juga kembali menegaskan komitmen seluruh kader PDI Perjuangan di Kota Batu untuk tetap setia pada garis perjuangan rakyat, segaris dengan instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
"Kami akan selalu setia pada garis kerakyatan dan ideologi partai. Perintah partai wajib dijalankan, dan kerja-kerja untuk rakyat adalah prioritas utama. Kita tidak boleh memunggungi rakyat; kader harus hadir untuk tertawa dan menangis bersama rakyat," pungkasnya dengan tegas.

















































































