Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI, Ida Nurlaela Wiradinata, menghadiri pelantikan pengurus Wanoja PDI Perjuangan se-Jawa Barat di Kota Bandung. Dalam kesempatan tersebut, Ida menyampaikan apresiasi kepada pimpinan partai atas kepercayaan yang diberikan kepada para pengurus untuk mengemban amanah dalam memperkuat peran perempuan di tubuh PDI Perjuangan.
“Hari ini lagi ada di kota bandung dalam menfadakan pelantikan Wanoja dari Jawa Barat dan saya pertama ingin mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pimpinan kepada yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk mengemban amanah ini,” ujarnya dikutip Minggu (12/7/2026).
Ida menegaskan kepercayaan tersebut merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sepenuh hati. Menurutnya, perempuan di PDI Perjuangan memiliki posisi strategis sebagai kekuatan utama dalam perjuangan partai maupun bangsa.
“Kepercayaan ini saya maknai sebagai bentuk tanggung-jawab yang harus dilaksanakan dengan sepenuh hati dengan pemikiran dan juga perempuan di PDI Perjuangan itu bukan hanya sebagai pelengkap tapi merupakan kekuatan untuk perjuangan,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Ida juga mengingatkan sejarah panjang perjuangan perempuan Indonesia. Ia menyebut keteladanan Fatmawati yang menjahit Sang Saka Merah Putih hingga kepemimpinan Megawati Soekarnoputri sebagai bukti bahwa perempuan mampu berada di garis depan perjuangan bangsa.
“Sejak Ibu Fatmawati menjahit sang saka merah putih, sejak Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri menjadi pemimpin partai ini dengan gejolak politiknya sejarah mencatat bahwa perempuan Indonesia mampu berdiri di depan perjuangan bangsa dan mungkin itu yang harus semangatnya masih ada dan kita perjuangkan,” terangnya.
Ida menjelaskan, pembentukan Wanoja PDI Perjuangan di tingkat kabupaten/kota se-Jawa Barat bertujuan menjadi wadah yang mampu menghimpun, membina, dan menggerakkan kader-kader perempuan agar semakin aktif dalam perjuangan berbangsa dan bernegara.
“Saat ini kami dilantik untuk menjadi Wanoja Kabupaten Pangandaran se-Provinsi Jawa Barat dengan tujuan bahwa mungkin dengan Wanoja ini atau organisasi ini terbentuk berkeinginan bahwa kita ingin wadah ini menjadi wahana untuk mewadahi kemudian memindah kemudian juga menggerakkan kader perempuan,” tegasnya.
“Kemudian memindah kemudian juga menggerakkan kader perempuan PDI Perjuangan yang selaras dalam perjuangan berbangsa dan bernegara,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Ida mengatakan Wanoja juga diharapkan mampu membangun kolaborasi dengan masyarakat, terutama dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi perempuan agar persoalan yang dihadapi perempuan dan anak mendapat perhatian yang lebih nyata.
“Dan yang kami inginkan juga dengan setelah kami dilantik ini kami juga ingin berkolaborasi dengan masyarakat bahwa menyatakan sebelumnya kepada masyarakat organisasi ini minimal bisa mendengarkan aspirasi perempuan kemudian mendengarkan keluhan perempuan dan juga memperjuangkan aspirasi perempuan sehingga perempuan dengan kesejahteraannya.”
“Kesejahteraan perempuan dan anak ini menjadikannya yang sangat nyata dan tidak lagi menjadi wacana,” sambungnya.
Ia berharap setelah pelantikan, Wanoja PDI Perjuangan Jawa Barat dapat menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa.
“Insya Allah mudah-mudahan setelah kami dilantik kami yakin memberikan kegiatan-kegiatan atau share kepada masyarakat berkoordinasi dengan masyarakat juga untuk memberikan pengetahuan atau edukasi kepada masyarakat bagaimana seorang perempuan yang menjadikan tiang negara Indonesia yang kita cintai ini,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Ida menegaskan komitmen Wanoja Jawa Barat untuk menjadi pelopor dalam memperjuangkan hak, aspirasi, dan kesejahteraan perempuan di daerah.
“Kami warga Indonesia kami warga Jawa Barat minimal kami ingin melihatkan bahwa jati diri perempuan Wanoja Jawa Barat ini akan ada di Jawa Barat dan kami akan menjadikan pelopor yang akan memperjuangkan bagaimana keadaan perempuan, suara kepulangan kami dengan kemudian aspirasinya akan kami perjuangkan,” tandasnya.

















































































