Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Dr Hj Winarti, menegaskan posisi PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang dalam sistem pemerintahan.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) VI DPC PDI Perjuangan Lampung Barat di GOR Ajisaka, Kawasan Sekuting Terpadu, Pekon Watas, Kecamatan Balik Bukit, Kamis (15/1).
Winarti menyampaikan bahwa PDI Perjuangan tidak menganut pola oposisi. Sebaliknya, PDI Perjuangan berperan sebagai kekuatan penyeimbang yang mendukung jalannya pemerintahan, mulai dari tingkat nasional hingga daerah.
Baca: Banteng Wakatobi Komitmen Perkuat Displin Ideologi
Dukungan tersebut, menurutnya, diberikan kepada Presiden, Gubernur, hingga Bupati, sepanjang kebijakan yang dijalankan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Ia menjelaskan, sebagai partai penyeimbang, PDI Perjuangan tetap memiliki ruang untuk menyampaikan kritik apabila terdapat kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat.
Kritik tersebut akan disalurkan secara konstitusional melalui Fraksi PDI Perjuangan di lembaga legislatif. Inilah, menurut Winarti, makna sejati dari peran penyeimbang dalam demokrasi.
Winarti menegaskan bahwa secara prinsip PDI Perjuangan akan mendukung penuh program-program pemerintah. Namun, dukungan itu harus sejalan dengan kepentingan masyarakat luas.
Ia juga menyampaikan kebanggaannya terhadap kader-kader PDI Perjuangan Lampung Barat yang dinilainya mampu menjaga suasana politik yang sejuk dan kondusif di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Winarti turut menyinggung kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lampung Barat.
Ia menyampaikan pemahamannya terhadap adanya pengurangan anggaran yang bersumber dari pemerintah pusat.
Meski demikian, ia berharap keterbatasan tersebut tidak mengendurkan semangat pemerintah daerah dan kader partai dalam melayani masyarakat.
Terkait konsolidasi organisasi, Winarti menegaskan bahwa tugas DPD PDI Perjuangan Lampung adalah memastikan penguatan struktur partai hingga ke tingkat paling bawah.
Ia meminta agar seluruh wilayah yang belum memiliki ranting segera dibentuk, termasuk di pekon-pekon terpencil. Menurutnya, penguatan struktur merupakan fondasi utama agar partai tetap solid dan siap menjalankan tugas politik.
Winarti menekankan bahwa setiap kader yang ditugaskan di struktur partai harus siap, tertib, dan disiplin. Ia menegaskan tidak boleh ada kader yang menolak amanah organisasi.
Untuk memperkuat pesan tersebut, Winarti membagikan pengalamannya yang memulai pengabdian di PDI Perjuangan sebagai Sekretaris Ranting pada tahun 1999, hingga akhirnya dipercaya menjadi Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung.
Pengalaman tersebut, menurut Winarti, menjadi bukti bahwa proses kaderisasi di PDIP berjalan berjenjang dan membutuhkan loyalitas serta kesiapan penuh dari setiap kader.
Baca: Ony Setiawan Minta Pemprov Jatim Perkuat Mitigasi Bencana
Ia juga mengungkapkan rencana pembentukan dan penguatan struktur partai di Lampung Barat, dengan menata kepengurusan PAC, sekretaris, dan bendahara di 15 kecamatan yang ada.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat mesin partai dalam menjalankan fungsi politik dan pengabdian kepada masyarakat.
Winarti secara resmi membuka Musyawarah Anak Cabang VI DPC PDI Perjuangan Lampung Barat.
Ia berharap Musancab ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi, menjaga disiplin organisasi, serta meneguhkan komitmen PDIP sebagai partai penyeimbang yang selalu berpihak pada rakyat.

















































































