Ikuti Kami

Lewat Operasi Ketupat Candi 2026, Wonosobo Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri 1447 H

Bupati Afif menyampaikan rakor ini menjadi bagian penting dari upaya bersama dalam mempersiapkan pengamanan arus mudik dan Idul Fitri

Lewat Operasi Ketupat Candi 2026, Wonosobo Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri 1447 H
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat saat mengikuti rakor pengamanan lebaran di Polres setempat - Foto: Pemkab Wonosobo

Wonosobo, Gesuri.id - Pemkab Wonosobo bersama jajaran TNI-Polri dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan rapat koordinasi lintas sektor bidang operasional tingkat Menteri, Selasa (03/03).

Rakor lintas sektoral tersebut digelar dalam rangka kesiapan Operasi Ketupat Candi 2026, dilakukan secara virtual melalui Zoom bersama Kapolri dan jajaran Menteri di Aula Endra Dharma Laksana Polres Wonosobo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat yang juga Politisi PDI Perjuangan, Kapolres AKBP. M Kasim Albar Bantilan, Dandim/0707, Kajari dan para pemangku kepentingan terkait.

Bupati Afif menyampaikan rakor ini menjadi bagian penting dari upaya bersama dalam mempersiapkan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H.

Menurutnya, Operasi Ketupat Candi tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga mencakup pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, jalur wisata, hingga stabilitas bahan pokok penting.

Dengan koordinasi yang matang dan kolaborasi lintas sektor, seluruh potensi kerawanan diharapkan dapat diantisipasi sejak dini.

“Momentum Idulfitri adalah waktu yang penuh makna bagi masyarakat. Kita ingin memastikan setiap warga dapat mudik, bersilaturahmi, dan beribadah dengan rasa aman,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Wonosobo AKBP M Kasim Albar Bantilan, SIK MM menegaskan bahwa pengamanan Idulfitri bukan sekadar agenda tahunan, melainkan tugas besar yang memerlukan perencanaan matang dan sinergi lintas sektoral.

“Perayaan Idul Fitri bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga telah menjadi tradisi sosial masyarakat yang memicu mobilitas secara masif. Pengamanan arus mudik merupakan tugas besar yang memerlukan perencanaan dan koordinasi secara komprehensif,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat Candi 2026 bergantung pada soliditas dan kolaborasi seluruh instansi.

Pengamanan Idul Fitri, sebutnya, tidak dapat dilaksanakan secara parsial atau sektoral. Diperlukan sinergi, koordinasi, dan kolaborasi yang erat antarinstansi.

“Dengan komitmen yang kuat, kita optimistis masyarakat dapat merayakan Idulfitri 1447 H dalam suasana aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya.

Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 26 Maret 2026, dengan fokus tidak hanya pada pengamanan arus mudik dan arus balik, tetapi juga menjamin keamanan momen sosial dan spiritual masyarakat selama ramadan dan Idul Fitri.

Quote