Ikuti Kami

Didi Hartoyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Baronang Soal Tambahan Guru dan Nakes

Pendidikan dan kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Tidak boleh ada kesenjangan, apalagi bagi warga di desa terpencil

Didi Hartoyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Baronang Soal Tambahan Guru dan Nakes
Anggota DPRD Kapuas dari fraksi PDI Perjuangan Didi Hartoyo - Foto: Kaltengonline.com

Kapuas, Gesuri.id - Anggota DPRD Kapuas dari fraksi PDI Perjuangan Didi Hartoyo, menyatakan siap memperjuangkan aspirasi warga Desa Baronang yang meminta penambahan tenaga guru dan tenaga kesehatan (nakes). 

Aspirasi tersebut disampaikan masyarakat saat dirinya melaksanakan reses daerah pemilihan belum lama ini.

“Pendidikan dan kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Tidak boleh ada kesenjangan, apalagi bagi warga di desa terpencil,” kata Didi, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, keterbatasan tenaga pengajar dan tenaga medis masih menjadi kendala utama pelayanan dasar di wilayah terpencil. Jumlah guru yang ada dinilai belum sebanding dengan kebutuhan sehingga proses belajar mengajar berlangsung dalam keterbatasan. Begitu pula dengan pelayanan kesehatan yang belum optimal akibat minimnya tenaga medis.

Didi menjelaskan, kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh sektor pendidikan dan kesehatan. Tanpa dukungan tenaga pengajar yang memadai, anak-anak di desa akan kesulitan bersaing. Sementara di bidang kesehatan, keterbatasan nakes dapat berdampak pada lambatnya penanganan pasien serta minimnya layanan preventif bagi masyarakat.

Ia menegaskan akan mengawal aspirasi warga Baronang agar menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya dinas pendidikan dan dinas kesehatan. Komitmen tersebut akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran maupun rapat-rapat bersama mitra kerja di DPRD.

Selain penambahan tenaga, Didi juga mendorong peningkatan fasilitas penunjang seperti ruang kelas yang layak, ketersediaan buku dan alat belajar, serta sarana dan prasarana kesehatan yang memadai. Menurutnya, pelayanan berkualitas harus didukung infrastruktur yang cukup.

“Harapan kita, masyarakat di daerah terpencil juga merasakan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang baik, layak, dan berkualitas. Itu menjadi tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

Quote