Jakarta, Gesuri.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga korban hujan deras disertai angin puting beliung menerjang Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Minggu (18/1).
Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus H. Takandewa, menemui warga di Kisbaki, salah satu titik dengan dampak terparah.
Baca: Ganjar Sebut Kehadiran Megawati Bertemu Presiden Prabowo
Yunus menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Manutapen. Ia menegaskan bahwa kehadiran PDI Perjuangan merupakan bentuk komitmen partai untuk selalu berdiri bersama rakyat dalam situasi sulit.
"Penderitaan warga adalah penderitaan kami. Luka rakyat adalah luka PDI Perjuangan. Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga memastikan warga tidak merasa sendirian menghadapi musibah ini,” kata Yunus.
Ia menjelaskan, langkah cepat yang dilakukan struktur PDI Perjuangan sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, agar seluruh kader dan struktur partai hadir di tengah rakyat, terutama saat terjadi bencana dan kondisi darurat.
DPD PDI Perjuangan NTT bergerak bersama DPC PDI Perjuangan Kota Kupang, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) Partai, serta unsur badan dan sayap partai. Kegiatan ini juga mendapat dukungan Anggota DPR RI Stevano Risky Adranacus. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Ketua RT 13 Kelurahan Manutapen, Yohana Naitboho, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Menurutnya, kehadiran langsung di lokasi sangat membantu meringankan beban warga yang masih berupaya bangkit pascabencana.
Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik
"Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Di tengah kondisi sulit, perhatian dan kepedulian seperti ini memberi kekuatan moral bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai langkah lanjutan, DPD PDI Perjuangan NTT membuka Posko Bencana di Sekretariat DPD PDI Perjuangan NTT sebagai pusat koordinasi bantuan dan distribusi logistik. Posko ini juga menjadi wadah penggalangan solidaritas dari berbagai pihak untuk membantu warga terdampak.
"Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan semua pihak hingga kondisi warga benar-benar pulih,” tegas Yunus.

















































































