Jakarta, Gesuri.id - Kelompok ibu-ibu Sanggar Tari Penyambutan di Biak meminta dukungan Ruth Naomi Rumkabu, S.Pd, Anggota DPR/MPR RI Dapil Provinsi Papua Periode 2024-2029, untuk mengangkat potensi budaya lokal ke panggung yang lebih luas. Permohonan ini disampaikan saat kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di salah satu pusat kegiatan di Kelurahan Sorido, Nasaret, Biak.
"Kami berharap Ibu dapat mengangkat potensi tari dan gerak yang kami miliki untuk tampil pada kegiatan-kegiatan perhelatan di tingkat provinsi maupun tingkat nasional lewat koordinasi dan kemitraan yang Ibu miliki," ujar Ani Arwakon, salah satu peserta yang mewakili pengurus sanggar.
Para peserta tidak hanya meminta dukungan untuk tampil di event besar, tetapi juga berharap adanya koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Peserta juga menginginkan peluang kesempatan berusaha dan event kegiatan yang berdampak pada pengembangan seni dan kreativitas.
Harapan ini muncul dengan tujuan memberikan manfaat ekonomi bagi para pelaku seni dan budaya, terutama setiap anggota yang tergabung dalam kelompok-kelompok seni dan tari di Kabupaten Biak Numfor. Selama ini, sanggar tari rutin menyiapkan lagu dan tarian penyambutan bagi tamu penting, termasuk mengisi acara kenegaraan dan pesta budaya Biak.
Dalam kesempatan yang sama, para peserta juga menyampaikan keprihatinan atas kondisi sosial, keamanan, dan ketertiban di masyarakat. Peserta mengungkapkan kegelisahan melihat banyaknya generasi muda yang terlibat dalam pesta budaya dan kegiatan yang tidak sejalan dengan nilai-nilai budaya dan prinsip orang Biak.
Menanggapi permohonan dan harapan tersebut, Ruth Naomi memberikan apresiasi kepada para anggota sanggar yang telah hadir dengan penuh antusias. Ia berterima kasih atas kehadiran dan dukungan ibu-ibu sanggar dalam kegiatan sosialisasi.
"Terus berlatih dan giat membagikan nilai-nilai positif kepada setiap orang lewat potensi tari dan lagu yang ibu-ibu miliki, terutama kepada generasi muda, sehingga mereka bukan saja mencintai budaya Biak, tetapi mereka dapat memahami dan memaknai nilai-nilai moral bangsa yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," tegas Ruth Naomi dikutip Selasa (13/1/2026).
Pesan ini disampaikan di tengah isu degradasi nilai-nilai tatanan budaya bangsa yang masuk lewat pengaruh penggunaan media sosial dan budaya global.
Dalam paparannya, Ruth Naomi memberikan pandangan menarik tentang bagaimana seni dapat menjadi media penyebaran nilai-nilai kebangsaan. Dengan semangat dan penuh antusias, peserta yang hadir menyimak setiap poin penyampaian pesan nilai-nilai kebangsaan.
"Ibu-ibu yang saya kasihi, kita bisa juga menyampaikan nilai-nilai Pancasila lewat gerak dan lagu kepada khalayak yang menyaksikan," ujar Ruth Naomi, disambut tepuk tangan meriah para peserta.
Ruth Naomi menjelaskan bahwa pelaksanaan Sosialisasi Empat Pilar yang terselenggara merupakan tugas pokok sebagai anggota legislatif dalam mengedukasi masyarakat. Tujuannya adalah untuk memperkuat pemahaman dan implementasi nilai-nilai kebangsaan yang tertuang dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Acara yang berlangsung penuh keakraban ini ditutup dengan komitmen dari para peserta. Banyak di antara mereka menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya sosialisasi dan berjanji akan mengaplikasikan serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam ritme tari dan lagu sebagai pesan kebangsaan, terutama bagi generasi muda penerus cita-cita bangsa.

















































































