Aceh Tamiang, Gesuri.id – Dokter diaspora bersama Relawan Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan menggelar layanan pengobatan gratis bagi warga terdampak banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir November 2025 lalu.
Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni Desa Paya Awe, Kecamatan Karang Baru, serta Desa Upah, Kecamatan Bendahara, Selasa (5/1).
Sekitar 150 warga tercatat mengikuti layanan kesehatan gratis ini. Mayoritas pasien mengeluhkan gangguan kesehatan pascabanjir, seperti tekanan darah tinggi akibat stres dan trauma, penyakit kulit akibat lingkungan yang lembap dan kurang higienis, serta gangguan pencernaan yang banyak dialami anak-anak.

Dokter diaspora yang terlibat dalam kegiatan tersebut dr. Adi Putra Korompis menjelaskan, kondisi kesehatan masyarakat pascabencana tidak dapat dipisahkan dari dampak psikologis yang mereka alami. Menurutnya, banjir tidak hanya merusak rumah dan lingkungan, tetapi juga meninggalkan trauma yang berdampak langsung pada kesehatan fisik.
“Banyak pasien yang kami temui mengalami hipertensi yang dipicu oleh stres dan kecemasan berlebihan setelah banjir. Selain itu, penyakit kulit dan gangguan pencernaan pada anak-anak juga cukup dominan. Karena itu, pengobatan pascabencana seperti ini sangat penting agar kondisi kesehatan warga tidak semakin memburuk,” ujar dr. Adi.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara dokter diaspora, relawan kesehatan, dan Baguna PDI Perjuangan yang terus hadir di tengah masyarakat terdampak bencana.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong dalam memastikan warga tetap mendapatkan akses layanan kesehatan, meski berada di wilayah terdampak bencana.
Selain di Desa Paya Awe dan Desa Upah, pengobatan gratis PDI Perjuangan juga dilaksanakan di sejumlah lokasi lain, yakni Desa Paya Kulbi dan Desa Seuneubok di Kecamatan Karang Baru dan Bendahara, Kampung Alur Jambu di Kecamatan Bandar Pusaka, Desa Tanjung Mancang Dusun Sepekat di Kecamatan Kejuruan Muda, serta kawasan Sriwijaya, Kota Lintang, dan Kampung Perdamaian di Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan pengobatan gratis ini merupakan bagian dari komitmen PDI Perjuangan melalui Baguna dan Relawan Kesehatan untuk terus mendampingi masyarakat, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan pascabencana.

















































































