Kediri, Gesuri.id - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kediri Soedjoko Adi Purwanto terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Salah satu langkah konkretnya diwujudkan melalui pengembangan Sentra Kuliner Lapangan Banteng yang berlokasi di Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
“Semua sarana olahraga sudah kita fasilitasi, termasuk pembinaan sepak bola dan voli untuk anak-anak. Tempat ini bisa digunakan untuk olahraga, bersantai, hingga berkumpul bersama keluarga. Kita sediakan gazebo agar pengunjung nyaman kongkow di sini,” kata Soedjoko, Selasa (30/12/2025).
Ia menjelaskan, selama lebih dari dua tahun dirinya berperan sebagai pembina sekaligus fasilitator bagi para pedagang makanan dan minuman yang setiap hari berjualan di kawasan Lapangan Banteng. Berkat konsep yang dikembangkan, kawasan tersebut tidak hanya menjadi pusat kuliner, tetapi juga bertransformasi menjadi ruang publik yang nyaman, edukatif, dan ramah keluarga.
Selain deretan stan makanan dan minuman, pengunjung Sentra Kuliner Lapangan Banteng juga dapat menikmati berbagai fasilitas pendukung, seperti area bermain anak, ayunan, serta keberadaan sejumlah hewan peliharaan yang menambah daya tarik tersendiri. Kawasan ini juga dilengkapi dengan jogging track dan sarana olahraga yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Soedjoko menambahkan, pendirian sentra kuliner tersebut bertujuan menjadikan Lapangan Banteng sebagai ikon destinasi wisata kuliner buatan di Kota Kediri sekaligus memperkuat kerukunan antarwarga.
“Kita sering promosi lewat media sosial, ternyata animo masyarakat cukup tinggi. Produk makanan dan minuman di sini mampu menarik pengunjung untuk datang,” ungkapnya.
Dari sisi harga, makanan dan minuman yang dijajakan di Sentra Kuliner Lapangan Banteng dinilai sangat terjangkau bagi masyarakat. Beragam menu disediakan, mulai dari nasi goreng dan mi goreng seharga Rp5.000, nasi penyetan lengkap dengan sambal dan lauk Rp8.000, es dawet Rp4.000, hingga nasi pecel yang dibanderol Rp3.000 per porsi.
“Melihat kondisi ekonomi saat ini, masyarakat butuh makanan dan minuman yang tidak memberatkan secara finansial. Kita harus hadir untuk menjawab keluhan dan kebutuhan rakyat,” ucap Soedjoko.
Anggota DPRD Kota Kediri yang dikenal dengan gaya eksentrik tersebut juga memiliki rencana pengembangan lanjutan kawasan sentra kuliner. Ke depan, Lapangan Banteng akan dilengkapi dengan tambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta wahana bermain anak untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Saat ini, Sentra Kuliner Lapangan Banteng buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 22.00 WIB, dengan jumlah pengunjung yang dapat mencapai ribuan orang per hari. Seiring rencana rampungnya akses jalan tol, kawasan ini bahkan direncanakan dapat beroperasi selama 24 jam.
“Awalnya lokasi ini akan dijadikan pasar tradisional, tapi karena pasar sudah banyak, akhirnya kita ubah konsepnya menjadi sentra kuliner. Saat ini baru ada 10 pedagang, tapi fasilitasnya sudah lengkap, seperti toilet, musala, dan gazebo. Pembangunannya dilakukan secara gotong royong dengan iuran Rp25 ribu per bulan. Dari dulu saya punya gagasan agar rakyat bisa menikmati makanan dengan harga terjangkau,” pungkasnya.

















































































