Jakarta, Gesuri.id - Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meninjau lokasi perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) milik Susiati, warga Kapanewon Tanjungsari.
Program tersebut berawal dari laporan lurah setempat mengenai kondisi keluarga Susiati yang dinilai membutuhkan penanganan segera.
Laporan itu ditindaklanjuti oleh Panewu Tanjungsari dan diteruskan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Setelah dilakukan verifikasi lapangan, bantuan perbaikan rumah disetujui dan pelaksanaan pembangunan langsung dimulai.
“Kami ingin memastikan proses bantuan berjalan sesuai sasaran,” kata Endah, Selasa (27/1).
Susiati merupakan janda dengan tiga anak yang bekerja di sebuah rumah makan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Putri sulungnya telah terbaring di tempat tidur selama lebih dari 20 tahun, akibat kelahiran prematur dan tidak mampu beraktivitas maupun berkomunikasi secara verbal.
Kondisi rumah yang ditempati keluarga ini sebelumnya dinilai tidak layak.
Atap sering bocor saat hujan dan ruangan terasa dingin serta lembap akibat keterbatasan sirkulasi udara.
Endah mengatakan, proses perbaikan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 15 hari agar rumah tersebut segera dapat ditempati.
“Saya minta masyarakat melaporkan jika ada warga lain yang hidup dalam kondisi serupa kepada pemerintah, agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Sementara itu, Susiati mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Kini bersama dengan anggota keluarga bersiap menyambut harapan baru.
“Kalau hujan biasanya bocor dan dingin. Sekarang senang, nanti bisa jadi lebih layak untuk ditinggali,” ungkapnya.

















































































