Ikuti Kami

Bupati Endah Subekti Bukber Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas 2B Yogyakarta

Percayalah bahwa setiap pintu yang tertutup hari ini adalah persiapan untuk pintu-pintu kesempatan yang lebih besar di masa depan.

Bupati Endah Subekti Bukber Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas 2B Yogyakarta
Bupati Endah Subekti Kuntariningsih bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar buka puasa bersama para warga binaan di Lapas Perempuan Kelas 2B Yogyakarta.

Jakarta, Gesuri.id - Bupati Endah Subekti Kuntariningsih bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar buka puasa bersama para warga binaan di Lapas Perempuan Kelas 2B Yogyakarta, dikutip Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi momen tahunan di bulan Ramadan untuk berbagi kepedulian sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan warga binaan.

"Percayalah bahwa setiap pintu yang tertutup hari ini adalah persiapan untuk pintu-pintu kesempatan yang lebih besar di masa depan," ujar Endah di hadapan para warga binaan.

Dalam sambutannya, Endah menegaskan kehadirannya dalam kegiatan tersebut bukan hanya sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai ibu dan saudara bagi para warga binaan. Ia memberikan penguatan moral dengan menyampaikan bahwa setiap manusia pasti menghadapi masa sulit dan ujian dalam hidup.

Ia juga mengajak seluruh hadirin, termasuk para pejabat yang hadir, untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai refleksi diri agar selalu berhati-hati dalam bertindak.

Endah turut mengutip pesan dari buku Sarinah karya Soekarno yang mengingatkan bahwa kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh status atau keadaan lahiriah, melainkan oleh kebesaran budi pekerti. Ia mendorong para warga binaan untuk terus belajar dan mengasah potensi selama masa pembinaan agar siap kembali ke masyarakat sebagai tiang penyangga keluarga dan negara.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil pembinaan, para warga binaan menyerahkan cinderamata berupa hasil karya kreativitas mereka kepada Bupati. Endah mengaku bangga melihat berbagai karya tersebut dan berharap keterampilan yang diasah selama berada di Lapas dapat menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas 2B Yogyakarta, Mardiati Ningsih, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Ia menjelaskan bahwa saat ini Lapas tersebut menampung 241 warga binaan yang terdiri dari 200 orang Muslim dan 41 non-Muslim, termasuk satu bayi laki-laki, serta tambahan 11 warga binaan pindahan dari Tangerang.

"Kehadiran Ibu Bupati dan para tamu undangan menjadi pesan penting bahwa proses pembinaan bukan hanya tanggung jawab Lapas semata, tetapi membutuhkan dukungan dan kepedulian dari semua pihak," ungkap Kepala Lapas.

Acara buka puasa bersama ini juga dihadiri Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Nur Kholidin sebagai pengantar menjelang waktu berbuka puasa. Melalui kegiatan ini diharapkan para warga binaan dapat memperoleh kekuatan dan kesabaran dalam menjalani masa pembinaan serta merasakan kebahagiaan spiritual di bulan Ramadan.

Quote