JAKARTA — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda dunia hukum dan legislatif. Legislator muda PDI Perjuangan Cintya Amanda Labetta Arie Seno, S.H., M.H., sukses meraih penghargaan bergengsi Djoko Soetono Award dalam rangkaian perayaan Dies Natalis ke-102 Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI).
Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas rekam jejak, dedikasi, serta integritasnya sebagai figur legislator muda yang bersih dan berkomitmen tinggi terhadap kepentingan masyarakat.
Dalam pidatonya, Cintya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih mendalam atas penghargaan yang diberikan oleh berbagai institusi dan sivitas akademika FHUI. Ia mengenang almamaternya bukan sekadar tempat menimba ilmu akademis, tetapi juga kawah candradimuka pembentukan karakter.
"Kampus ini bukan hanya tempat pembelajaran bagi saya, tapi juga sebagai pembentukan karakter, bagaimana saya kemudian mempelajari bahwa ilmu yang berguna adalah bagaimana ilmu tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat," ujar alumni FHUI angkatan 2019 tersebut, Rabu (28/8) di Jakartaa.
Sebagai seorang perempuan yang terjun ke dunia politik dan legislatif di usia muda, Cintya secara terbuka membagikan realitas dan liku-liku perjalanan kariernya. Ia mengakui bahwa jalan yang ditempuh tidak selalu mudah, mengingat seringkali terdapat tekanan, tantangan eksternal, hingga isu kurangnya representasi.
Kendati demikian, nilai-nilai ketangguhan, integritas, dan keberpihakan pada keadilan yang ditanamkan selama berkuliah di FHUI membantunya tetap teguh memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Cintya turut menyampaikan apresiasi khusus kepada para guru besar, dosen pembimbing—termasuk sapaan hangat kepada Pak Rulian yang memandu jalannya acara—serta kehadiran sang ibunda tercinta yang mendampingi momen bersejarah tersebut.
Menutup pidatonya, ia memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar terus bersemangat memperjuangkan kebaikan, baik dari dalam sistem pemerintahan maupun melalui gerakan di luar sistem.
"Untuk teman-teman mahasiswa, semangat terus. Baik dalam sistem maupun di luar sistem, kita sama-sama memperjuangkan hal yang sama, itu untuk kepentingan bersama masyarakat Indonesia dan negara kita," pungkasnya.

















































































