Ikuti Kami

Lumpur Masih Tebal, PDI Perjuangan Terus Bergerak Turunkan Alat Berat untuk Normalisasi Sungai di Tanah Datar dan Agam

Kehadiran Tri Rismaharini dan tim Baguna PDI Perjuangan dilakukan untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan cepat dan tepat sasaran.

Lumpur Masih Tebal, PDI Perjuangan Terus Bergerak Turunkan Alat Berat untuk Normalisasi Sungai di Tanah Datar dan Agam
Backhoe PDI Perjuangan - Foto: DPD PDI Perjuangan Sumbar

Tanah Datar, Gesuri.id – Meski hujan belum reda dan lumpur masih menyelimuti sejumlah wilayah terdampak banjir, langkah PDI Perjuangan untuk membantu rakyat tak berhenti. Di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, turun langsung ke lokasi banjir yang terjadi pada awal Januari 2026 lalu.

Kehadiran Tri Rismaharini dan tim Baguna PDI Perjuangan dilakukan untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan cepat dan tepat sasaran. Di tengah kondisi medan yang masih sulit, sungai yang deras, serta sisa material banjir yang belum sepenuhnya dibersihkan, PDI Perjuangan hadir dengan aksi nyata di lapangan.

Selain di Tanah Datar, PDI Perjuangan juga mengerahkan alat berat berupa backhoe di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Alat berat tersebut digunakan untuk membuka akses jalan desa yang terputus akibat banjir dan longsor, sekaligus melakukan normalisasi sungai yang tertutup bebatuan dan material lumpur.

“Buka jalan yang putus, sungai dikeruk agar aliran lancar. Kalau tertutup seperti sekarang, hujan dan banjir bisa masuk ke rumah-rumah warga lagi,” ujar Tri Rismaharini di sela-sela peninjauan lapangan.

Menurutnya, langkah normalisasi sungai dan pembukaan akses jalan merupakan upaya penting untuk mencegah banjir susulan, sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas warga. Dengan aliran sungai yang kembali lancar dan jalur transportasi terbuka, masyarakat diharapkan dapat segera bangkit dari dampak bencana.

Di lapangan, kondisi masih memprihatinkan. Sungai masih mengalir deras, material banjir menumpuk, dan di beberapa titik jalan desa satu-satunya masih terputus. Namun di tengah keterbatasan tersebut, kehadiran tim Baguna PDI Perjuangan menjadi penyemangat tersendiri bagi warga.

“Bukan hanya datang melihat, tapi benar-benar bekerja bersama kami. Itu yang jadi obat bagi warga,” ungkap salah seorang warga setempat.

Backhoe Baguna PDI Perjuangan tampak bekerja menormalisasi jalur sungai yang tertutup bebatuan dan lumpur akibat banjir di Sumpur Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar. Pengerjaan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi cuaca dan medan.

Langkah PDI Perjuangan ini kembali menegaskan komitmen partai untuk selalu hadir bersama rakyat, terutama saat menghadapi situasi darurat. Di tengah hujan, lumpur, dan keterbatasan, kerja kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama.

Quote