Jakarta, Gesuri.id — PDI Perjuangan komitmen membantu peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu .
Salah satunya melalui program les gratis yang telah berjalan selama kurang lebih dua hingga tiga bulan.
Hal tersebut disampaikan Samiya, Kepala Sekolah 'Rumah Belajar Gesuri’ sekaligus kader PDI Perjuangan, saat memberikan keterangan terkait kegiatan pendidikan yang dijalankan.
Ia menyampaikan bahwa program tersebut berangkat dari keikhlasan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Intinya kami melihat dan membantu masyarakat yang memang kurang beruntung. Kegiatan belajar ini berangkat dari keikhlasan, mudah-mudahan bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” ujar Samiya.
Menurutnya, hingga saat ini jumlah siswa yang aktif mengikuti les mencapai sekitar 186 anak. Selain itu, terdapat lebih dari 200 anak yang telah mendaftar namun belum dapat mengikuti kegiatan secara aktif.
Tingginya minat masyarakat, khususnya di wilayah dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah, menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan program tersebut. Samiya mengungkapkan bahwa keterbatasan ruang kelas dan tenaga pengajar masih menjadi kendala utama.
“Kendalanya masih kurang kelas karena antusias masyarakat sangat besar. Selain itu, kami juga masih terus mencari guru untuk menambah jumlah pengajar,” jelasnya.
Meski demikian, ia menilai progres perkembangan anak-anak peserta les sudah menunjukkan hasil yang cukup baik. Menurutnya, fokus utama pendidikan dalam program ini adalah pembentukan sikap dan karakter anak.
“Progres anak-anak sudah lumayan bagus. Yang paling utama adalah mereka senang dan kami mendidik mereka supaya disiplin serta senang belajar. Soal pandai atau tidak, itu kembali kepada pribadi masing-masing,” pungkasnya.
Program les gratis ini diharapkan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di lingkungan masyarakat kurang mampu.

















































































