Jakarta, Gesuri.id - Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) Republik Indonesia, Andreas Eddy Susetyo, salurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 160 siswa di Balai RW 6, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kamis (8/1).
Penyaluran bantuan program ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan dan mengurangi beban biaya sekolah bagi keluarga penerima manfaat.
Agenda tersebut juga dihadiri Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko serta Anggota DPRD Kota Batu sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan Sampurno.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Terlebih dengan kehadiran para legislator lintas level ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Perwakilan Andreas Eddy Susetyo, Syahrul, menyampaikan bahwa penyaluran beasiswa PIP merupakan wujud nyata perhatian Andreas terhadap pemerataan akses pendidikan, khususnya di daerah.
“Pak Andreas menekankan bahwa pendidikan adalah hak setiap anak bangsa. Tidak boleh ada anak yang putus sekolah hanya karena persoalan ekonomi,” ujar Syahrul dalam sambutannya.
Menurut Syahrul, Program Indonesia Pintar menjadi instrumen penting negara untuk memastikan anak-anak tetap bersekolah dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Melalui PIP, siswa diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pendidikan dasar, mulai dari perlengkapan sekolah hingga penunjang belajar lainnya.
Syahrul juga menegaskan pesan Andreas Eddy Susetyo bahwa pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang bangsa. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan akan berdampak langsung pada kemajuan daerah dan nasional.
“Pendidikan adalah investasi terbesar untuk masa depan bangsa. Dengan adanya beasiswa PIP ini, saya berharap anak-anak kita bisa lebih fokus menimba ilmu tanpa terbebani masalah biaya,” kata Syahrul mengutip pesan Andreas.
Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mengapresiasi penyaluran beasiswa PIP di Kota Batu. Ia menilai program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menekan angka putus sekolah, khususnya di wilayah dengan latar belakang ekonomi beragam.
“Bantuan ini sangat membantu keluarga dan anak-anak agar tetap semangat bersekolah. Pendidikan harus menjadi prioritas bersama,” kata Dewanti.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu, Sampurno, menyampaikan bahwa sinergi antara DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota menjadi faktor penting dalam memastikan program-program pusat tepat sasaran di daerah.
Baca: Ganjar Pranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat
“Penyaluran PIP ini menunjukkan kehadiran negara hingga tingkat paling bawah. Kami di daerah akan terus mengawal agar bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh siswa dan keluarga,” ujarnya.
Sejumlah orang tua dan siswa penerima manfaat menyambut baik bantuan tersebut. Mereka berharap program PIP dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan, terutama di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.
Dengan penyaluran beasiswa PIP ini, Syahrul mengungkapkan Andreas Eddy Susetyo menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan anggaran dan pengawasan yang berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan nasional.
“Melalui penyaluran beasiswa PIP ini, Andreas Eddy Susetyo kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, sekaligus memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya generasi muda,” tukasnya.

















































































