Ikuti Kami

Peringati HUT ke-81 RI & Hari ASI Sedunia, PDI Perjuangan Jabar Gelar Gerakan Moral Tekan Stunting di Sukabumi

Kabupaten Sukabumi merupakan wilayah terluas di Jawa Barat dengan populasi mencapai lebih dari 2,8 juta jiwa. 

Peringati HUT ke-81 RI & Hari ASI Sedunia, PDI Perjuangan Jabar Gelar Gerakan Moral Tekan Stunting di Sukabumi
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono.

​Sukabumi, Gesuri.id — Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang dirangkaikan dengan Hari ASI Sedunia di Lapangan Sekarwangi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (6/8). 

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan gerakan moral untuk menekan angka stunting atau tengkes di Jawa Barat.

​Acara yang dipadati sekitar 2.500 warga sejak pagi hari ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting nasional dan daerah. Di antaranya kader senior Kris Dayanti, anggota DPR RI Once Mekel dan Julius, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Pusat, pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI), perwakilan DPD Banten, DPRD Provinsi Jawa Barat, serta jajaran pengurus DPC dan DPRD dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Kelompok ibu-ibu Wanoja Perjuangan juga hadir memeriahkan suasana.

Baca: Empat Keberhasilan Ganjar Pranowo Selama Menjadi Gubernur

Ono Surono menyambut kedatangan Sekretaris Jenderal partai dan seluruh tamu undangan. Ia mengingatkan bahwa Kabupaten Sukabumi merupakan wilayah terluas di Jawa Barat dengan populasi mencapai lebih dari 2,8 juta jiwa. 

Namun, di balik potensi besar tersebut, Sukabumi menghadapi tantangan kesehatan yang cukup serius.

​"Sukabumi memiliki angka prevalensi stunting sebesar 20,5 persen, termasuk lima yang tertinggi di Jawa Barat," ujar Ono di hadapan ribuan peserta.

​Ia menjelaskan, angka tersebut menunjukkan tantangan nyata bagi kualitas sumber daya manusia di masa depan. "Artinya, dari setiap 10 bayi yang lahir, ada dua bayi yang mengalami stunting. Ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua," tegasnya.

​Peringatan Hari ASI Sedunia tahun ini mengusung tajuk "ASI Eksklusif: Perjuangan Dimulai dari Pelukan Ibu." Ono menekankan bahwa literasi mengenai pentingnya Air Susu Ibu (ASI) harus terus ditingkatkan, mengingat kesejahteraan masyarakat sangat bergantung pada tiga indikator utama pembangunan.

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo 

​"Bicara kesejahteraan rakyat tidak terlepas dari tiga indikator: pendidikan, kesehatan, dan daya beli," paparnya. Ketiga hal tersebut, lanjut Ono, sangat ditentukan oleh kualitas tumbuh kembang anak sejak 1.000 hari pertama kehidupan.

​Ono menegaskan bahwa kegiatan yang diinisiasi partainya ini bukanlah agenda kampanye politik, melainkan sebuah gerakan moral kerakyatan.

​"PDI Perjuangan, sebagaimana amanat Ibu Ketua Umum, memandang kekuasaan bukanlah tujuan utama, melainkan alat untuk mencapai masyarakat Indonesia yang makmur dan sejahtera," tutupnya.

Quote