Ikuti Kami

Program Katarak Gratis Rudi Center Dipastikan Tepat Sasaran

“Jadi bukan sekadar mendaftarkan warga lalu selesai. Ada proses yang harus dilalui.”

Program Katarak Gratis Rudi Center Dipastikan Tepat Sasaran
Operasi katarak gratis kembali digelar Rudi Center di Bangka Belitung.

Jakarta, Gesuri.id - Direktur Rudi Center Imam Wahyudi menegaskan pentingnya memastikan setiap rangkaian program pelayanan kesehatan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal itu dilakukan dalam mengawal pelaksanaan operasi katarak gratis yang kembali digelar Rudi Center di Bangka Belitung.

“Jadi bukan sekadar mendaftarkan warga lalu selesai. Ada proses yang harus dilalui,” demikian gambaran penting dari pola pelayanan yang dijalankan, ujar Imam dikutip Kamis (8/10/2026).

Program yang digagas Rudianto Tjen melalui Rudi Center tersebut kini memasuki pelaksanaan kesembilan. Tahap awal kembali dimulai melalui skrining calon pasien di Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (7/10/2026).

Bagi Imam, skrining bukan sekadar pemeriksaan mata. Tahapan tersebut menjadi pintu awal untuk memastikan masyarakat yang telah terdata mendapatkan informasi, pemeriksaan, serta tahapan pelayanan sesuai mekanisme medis.

Di Bangka Selatan, skrining dilaksanakan secara bertahap berdasarkan wilayah. Di Kecamatan Payung, tercatat 11 warga mengikuti pemeriksaan pada hari pertama.

Sementara di Kecamatan Simpang Rimba, sebanyak 10 warga telah menjalani pemeriksaan, sedangkan 17 warga lainnya masih menunggu jadwal pemeriksaan berikutnya.

Adapun di Kecamatan Pulau Besar, hasil pemeriksaan menemukan 10 warga dengan katarak dan enam warga dengan pterigium.

Rangkaian skrining tersebut akan dilanjutkan pada 8 dan 9 Oktober untuk calon pasien dari wilayah lainnya. Tim Rudi Center turut membantu mengoordinasikan warga yang telah terdata agar hadir sesuai jadwal.

Meski demikian, hasil pemeriksaan dan keputusan medis tetap menjadi kewenangan tenaga kesehatan. Pola tersebut menjadi bagian penting dalam tata kelola program agar masyarakat tidak hanya memperoleh akses pelayanan, tetapi juga mengikuti seluruh tahapan medis secara tepat.

Program operasi katarak Rudi Center memiliki alur pelayanan yang cukup panjang. Masyarakat terlebih dahulu mendapatkan informasi dan melakukan pendaftaran sebelum menjalani skrining.

Selanjutnya, calon pasien menjalani pemeriksaan medis dan proses seleksi berdasarkan kondisi kesehatan. Pasien yang memenuhi persyaratan kemudian mendapatkan kesempatan menjalani operasi.

Setelah operasi, pasien memasuki tahapan pemulihan dan pemantauan untuk memastikan proses pelayanan berjalan sesuai kebutuhan medis.

Dalam rangkaian tersebut, sejumlah pihak terlibat, mulai dari Rudi Center, struktur PDI Perjuangan di daerah, puskesmas, dokter spesialis mata hingga rumah sakit. Masing-masing pihak menjalankan peran sesuai tugasnya.

Sebagai Direktur Rudi Center, Imam menjadi bagian dari upaya memastikan program yang digagas Rudianto Tjen tersebut berjalan dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Perannya tidak hanya berkaitan dengan kegiatan pada hari pemeriksaan, tetapi juga mencakup koordinasi, pendataan, penjadwalan hingga memastikan masyarakat mengetahui waktu dan lokasi pemeriksaan.

Proses tersebut menjadi bagian penting agar pelaksanaan program dapat berjalan secara teratur. Setelah seluruh tahapan skrining dan pemeriksaan selesai, calon pasien yang memenuhi persyaratan medis akan mengikuti tahapan operasi.

Untuk rangkaian di Pulau Bangka, operasi dijadwalkan berlangsung pada 26-29 Oktober 2026 di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.

Melalui rangkaian pelayanan tersebut, Rudi Center berharap semakin banyak masyarakat dengan gangguan penglihatan memperoleh kesempatan mendapatkan pelayanan kesehatan.

Bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan penglihatan, operasi katarak bukan hanya menyangkut tindakan medis. Kesempatan untuk kembali melihat dengan lebih jelas dapat menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja, membaca, beraktivitas secara mandiri, serta berkumpul bersama keluarga.

Karena itu, rangkaian pelayanan dari skrining, pemeriksaan, operasi hingga pemulihan menjadi bagian penting dalam memastikan program operasi katarak gratis benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Quote