Jakarta, Gesuri.id - Tim Yayasan Rudi Center, Rais, mengatakan Yayasan Rudi Center bersama PDI Perjuangan Bangka Belitung akan menggelar skrining calon pasien operasi katarak gratis di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Skrining menjadi tahapan awal sebelum operasi katarak gratis yang dijadwalkan berlangsung pada 26–30 Oktober 2026 di RSUD Depati Hamzah, Pangkalpinang.
“Setelah melalui tahapan skrining, calon pasien yang dinyatakan memenuhi kriteria akan mengikuti operasi katarak gratis yang dijadwalkan berlangsung pada 26–30 Oktober 2026 di RSUD Depati Hamzah, Pangkalpinang,” ungkap Rais selaku tim dari Yayasan Rudi Center, Rabu (7/10/2026).
Rais menjelaskan, skrining dilakukan secara bertahap di masing-masing wilayah. Calon pasien diminta memperhatikan jadwal dan lokasi pemeriksaan sesuai kecamatan serta domisili masing-masing.
Untuk Kabupaten Bangka Selatan, skrining digelar pada 7–9 Oktober 2026 di masing-masing Puskesmas sesuai domisili calon pasien.
Pada 7 Oktober 2026, skrining diperuntukkan bagi calon pasien dari Kecamatan Simpang Rimba, Payung, dan Pulau Besar. Selanjutnya, Kamis, 8 Oktober 2026, pemeriksaan dilaksanakan bagi calon pasien dari Kecamatan Toboali, Tukak, dan Air Gegas.
Sementara pada Jumat, 9 Oktober 2026, skrining digelar bagi calon pasien dari Kecamatan Lepar dan Pongok.
Untuk Kabupaten Bangka Barat, skrining dijadwalkan secara serentak pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Calon pasien dari seluruh kecamatan mengikuti pemeriksaan di Puskesmas sesuai domisili masing-masing.
Kemudian di Kabupaten Bangka, skrining dilaksanakan pada Senin, 12 Oktober 2026. Pemeriksaan seluruh calon pasien dipusatkan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka, Jalan A. Yani No.55, Sungailiat.
Sementara itu, skrining di Kota Pangkalpinang berlangsung selama tiga hari, yakni 18–20 Oktober 2026 di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.
Pada Minggu, 18 Oktober 2026, skrining diperuntukkan bagi calon pasien berdasarkan data Agung dan Kecamatan Rangkui. Kemudian Senin, 19 Oktober 2026, pemeriksaan dilakukan bagi calon pasien dari Kecamatan Gerunggang, Gabek, dan Pangkalbalam.
Selanjutnya, Selasa, 20 Oktober 2026, skrining dijadwalkan bagi calon pasien dari Kecamatan Taman Sari, Bukit Intan, dan Girimaya.
Adapun untuk Kabupaten Bangka Tengah, skrining calon pasien operasi katarak gratis dijadwalkan pada Senin, 19 Oktober 2026. Pemeriksaan dilaksanakan secara serentak di Puskesmas sesuai domisili masing-masing calon pasien.
Rais menjelaskan, skrining merupakan tahapan penting untuk mengetahui kondisi mata calon pasien sekaligus menentukan kelayakan sebelum menjalani operasi. Karena itu, masyarakat yang telah terdata diimbau mengikuti pemeriksaan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Dalam pelaksanaannya, calon pasien juga akan mendapatkan pendampingan dari pengurus PAC PDI Perjuangan di masing-masing wilayah. Pendampingan tersebut mencakup koordinasi serta pengaturan akomodasi bagi calon pasien yang membutuhkan perjalanan ke lokasi pemeriksaan terpusat maupun pelaksanaan operasi.
“Lewat program ini, Rudi Center bersama PDI Perjuangan Bangka Belitung khususnya Bapak Rudianto Tjen, ingin membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama warga yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak. Sehingga semakin banyak warga yang bisa mendapatkan pengobatan tanpa harus terbebani biaya,” pungkas Rais yang saat ini merupakan Sekretaris DPD Banteng Muda Indonesia Provinsi Bangka Belitung.
Melalui program tersebut, Yayasan Rudi Center bersama PDI Perjuangan Bangka Belitung berharap dapat membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak agar memperoleh akses pelayanan kesehatan secara gratis.

















































































