Kediri, Gesuri.id – Menjelang kumandang azan Magrib, suasana di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Kediri tampak berbeda. Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Pulung Agustanto, terlihat berdiri di bahu jalan untuk menyapa para pengendara yang melintas pada sore hari.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur VI yang meliputi Kediri, Tulungagung, dan Blitar ini turun langsung membagikan paket takjil dan makanan berbuka puasa.
Baca: Ganjar Ingatkan Anak Muda Harus Jadi Subjek Perubahan
Bersama para relawan, Pulung menghampiri satu per satu pengendara motor, pengemudi mobil, hingga pekerja lapangan yang masih beraktivitas di jalanan.
Pemilihan lokasi di depan TMP Kota Kediri bukan tanpa alasan. Titik ini merupakan salah satu jalur terpadat saat jam pulang kantor. Banyak warga yang masih terjebak macet dan belum tiba di rumah saat waktu berbuka tiba.
"Ramadan mengajarkan kita arti kepedulian dan berbagi. Kami ingin sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang mungkin tidak sempat berbuka di rumah karena masih bekerja atau dalam perjalanan," ujar Pulung.
Bagi Pulung, aksi ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wujud nyata kehadiran wakil rakyat di tengah konstituennya. Sambil membagikan bingkisan, ia tampak berbincang hangat dan menyerap aspirasi singkat dari masyarakat yang ia temui.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Aksi simpatik ini mendapat respons positif dari warga. Tak sedikit pengendara yang terkejut melihat sosok anggota DPR RI mau "panas-panasan" di pinggir jalan demi membagikan makanan.
"Cukup kaget, Mas. Jarang ada pejabat yang mau turun langsung bagi-bagi takjil seperti ini. Saya kira tadi siapa, ternyata Pak Pulung. Kami merasa diperhatikan," ungkap salah seorang pengendara motor.
Melalui kegiatan ini, Pulung berharap semangat berbagi dapat menular kepada pihak lain untuk saling membantu sesama, terutama bagi mereka yang masih berjuang mencari nafkah hingga petang. Di tengah hiruk-pikuk kota, aksi sederhana ini menjadi pengingat bahwa Ramadan adalah momentum untuk mempererat kedekatan dengan sesama.

















































































