Ikuti Kami

Sekolah di Sulut Didorong Saling Terintegrasi

Semakin cepat satu persoalan dikoordinasikan, semakin cepat pula dicarikan jalan keluar.

Sekolah di Sulut Didorong Saling Terintegrasi
Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw.

Manado, Gesuri.id - Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw berharap kepala sekolah membangun sinegitas positif dengan pemerintah provinsi untuk memajukan sektor pendidikan di daerah berpenduduk lebih dari 2,5 juta jiwa itu.

"Bangun komunikasi, kepala sekolah, tenaga pengajar harus berkoordinasi, ketika ditemui permasalahan dalam proses belajar mengajar sampaikan supaya bisa dicarikan jalan keluar," ajak Wagub Steven di Manado, Kamis (9/5).

Baca: Ini Kebijakan Keren Pangkas Putus Sekolah di Banyuwangi

Sebab menurut dia, semakin cepat satu persoalan dikoordinasikan, semakin cepat pula dicarikan jalan keluar.

"Proses belajar mengajar butuh inovasi, butuh motivasi agar benar-benar tujuan pendidikan itu sendiri bisa tercapai," harapnya.

Harapan Gubernur Olly Dondokambey, lanjut Wagub, kualitas pendidikan di provinsi ujung utara Sulawesi itu menjadi terbaik di tingkat nasional.

"Biarpun APBD Sulut tidak sama dengan daerah yang lain, tetapi kita tetap mengutamakan mutu pendidikan," ujarnya.

Wagub Sulut juga berharap, seluruh kepala sekolah SMA sederajat dan para guru tetap menjaga penampilan menarik, bersih dan rapi serta meningkatkan kualitas dalam mengajar siswa.

"Penampilan guru harus bersih, rapi, menarik dan wangi supaya murid betah," ajaknya.

Wagub juga mengajak, kepala sekolah memaksimalkan fungsi wadah Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA yang sudah dibentuk.

"Wadah ini juga diharapkan mampu berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan Sulut," harapnya.

Ketua MKKS SMA Sulut, Anton Rosang yang juga Kepala SMA Negeri 1 Kawangkoan mengatakan, wadah ini dibentuk untuk menindaklanjuti program pemerintah provinsi dan Dikda Sulut meningkatkan dunia pendidikan di daerah.

Baca: Tekan Angka Putus Sekolah, Risma Dirikan SMA Swasta Gratis

"Ini juga menjadi wadah untuk mengkomunikasikan masalah yang dihadapi sekolah SMA," katanya.

Saat ini jumlah SMA di Sulut mencapai 226 unit yang terbagi 119 sekolah negeri dan 107 sekolah swasta.

Quote