Ikuti Kami

Adian Napitupulu Kritik Keras Board of Peace: "Ini Dewan Perdamaian atau Dewan Perang?"

Adian mempertanyakan kredibilitas forum internasional Board of Peace (BoP) .

Adian Napitupulu Kritik Keras Board of Peace:
Anggota DPR RI, Adian Napitupulu.

Jakarta, Gesuri.id – Anggota DPR RI, Adian Napitupulu, melontarkan kritik tajam terhadap eskalasi konflik militer di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. 

Adian mempertanyakan kredibilitas forum internasional Board of Peace (BoP) setelah dua negara anggotanya justru melancarkan agresi militer pada akhir Februari 2026.

Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Minggu (1/3), politikus PDI Perjuangan ini menyoroti posisi dilematis Indonesia yang tergabung dalam inisiatif tersebut. Ia menilai keterlibatan negara-negara yang mengaku sebagai "teman" Indonesia dalam BoP namun melakukan serangan terhadap negara berdaulat adalah anomali diplomatik yang sulit diterima.

Baca: Ganjar Pranowo Ungkap Masyarakat Takut dengan Pajak

Adian mempertanyakan konsistensi negara-negara tersebut dalam menjaga perdamaian dunia. Ia merasa ada kontradiksi besar antara misi yang diusung oleh Board of Peace dengan realitas serangan militer yang terjadi terhadap Iran.

"Hari ini dua negara teman Indonesia di BoP menyerang Iran. Situasi yang sulit dipahami," tulis Adian dalam unggahannya.

Ia bahkan memberikan sindiran menohok mengenai nama organisasi internasional tersebut yang dianggapnya sudah tidak relevan dengan tindakan para anggotanya.

"Ini Board of Peace atau Board of War (Dewan Perang)?" tanyanya retoris.

Sontak, kritik pedas Adian ini memicu gelombang diskusi di kalangan warganet. Banyak pihak mulai mempertanyakan efektivitas dan arah kebijakan luar negeri Indonesia di tengah memanasnya peta geopolitik global.

Baca: Ganjar Minta Parpol Pendukung Wacana Kepala Daerah Dipilih

Beberapa komentar warganet menunjukkan kekhawatiran bahwa Indonesia justru terjebak dalam kepentingan politik negara-negara besar melalui forum tersebut.

"Dan kita sudah tersandera di dalamnya, hebat," tulis salah satu pengguna media sosial.

"Sungguh ironis BoP itu," timpal warganet lainnya.

Eskalasi konflik di Timur Tengah ini diprediksi akan terus menjadi sorotan di Parlemen, terutama terkait posisi Indonesia dalam menjaga prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah keanggotaan dalam berbagai aliansi internasional.

Quote