Ikuti Kami

Andreas Hugo Pareira Pertanyakan Kegelisahan Prabowo: Banyak Dukungan, Mengapa Takut Kritik?

Andreas mengaku heran dengan keresahan tersebut, mengingat besarnya kekuatan politik yang kini berada di barisan Presiden.

Andreas Hugo Pareira Pertanyakan Kegelisahan Prabowo: Banyak Dukungan, Mengapa Takut Kritik?
Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira.

Jakarta, Gesuri.id  – Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, memberikan tanggapan menohok terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang baru-baru ini menyinggung adanya kelompok yang enggan bekerja sama dengan pemerintah. 

Andreas mengaku heran dengan keresahan tersebut, mengingat besarnya kekuatan politik yang kini berada di barisan Presiden.

Andreas menilai, Prabowo saat ini telah memiliki modal politik yang lebih dari cukup untuk menjalankan roda pemerintahan tanpa harus merasa kekurangan dukungan.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

"Selama ini Pak Prabowo bangga terpilih dengan dukungan suara lebih dari 50 persen. Hampir semua partai politik bergabung di kabinet, jajaran eselon I birokrasi sudah terkonsolidasi, bahkan kursi komisaris di berbagai BUMN diisi oleh para pendukung beliau," kata Andreas, Kamis (9/4).

Menurutnya, komposisi tersebut menunjukkan bahwa mayoritas elemen bangsa sudah merapat ke barisan pemerintah. 

"Artinya, sangat banyak orang yang mau bekerja sama. Lantas, apa lagi kurangnya?" cetus Andreas.

Menanggapi sikap skeptis Presiden terhadap pihak-pihak di luar pemerintahan, Andreas mengingatkan bahwa kritik adalah bagian tak terpisahkan dari sistem demokrasi. Ia menilai tidak ada alasan bagi seorang pemimpin untuk merasa khawatir terhadap suara-suara sumbang.

"Kalau ada yang mengkritik, itu hal yang sangat lumrah di negara demokrasi. Mengapa Pak Prabowo harus khawatir? Saya kira itu dinamika yang sangat wajar dalam kehidupan bernegara," lanjutnya.

Alih-alih merasa terganggu oleh pengkritik, Andreas menyarankan agar Presiden lebih waspada terhadap lingkungan internalnya sendiri. Ia menekankan pentingnya menerima realitas lapangan daripada sekadar laporan yang manis di telinga.

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

Ia berharap kritik dijadikan sebagai akselerator pembangunan, bukan hambatan. 

Andreas juga memperingatkan bahaya dari para penjilat atau pihak yang hanya menyampaikan informasi positif namun semu.

"Sebagai pemegang kekuasaan, Pak Prabowo seharusnya lebih khawatir terhadap orang-orang yang hanya bisa memuji dan menyampaikan informasi yang 'baik-baik saja', padahal tidak sesuai dengan situasi riil di lapangan," pungkas Andreas.

Quote