Pamekasan, Gesuri.id– Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mengingatkan generasi muda agar tidak mengabaikan pendidikan hanya karena telah memperoleh penghasilan dari pekerjaan.
Menurutnya, pendidikan dan pembentukan karakter merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Pesan tersebut disampaikan Hj. Ansari saat menjadi pemateri dalam kegiatan Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) yang berlangsung di Madinah Hotel, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026).
Baca: Ganjar Pranowo: Dari Pengacara hingga Gubernur
Dalam kesempatan itu, Hj. Ansari menyoroti fenomena sebagian generasi muda yang mulai menganggap pendidikan tidak lagi penting setelah mendapatkan pekerjaan dan mampu menghasilkan uang sendiri.
Padahal, menurutnya, kondisi ekonomi dan pekerjaan seseorang tidak selalu berjalan stabil. Karena itu, pendidikan tetap menjadi bekal utama untuk membangun masa depan yang lebih baik.
“Kita tidak tahu suatu saat roda berputar. Karena itu, pendidikan sangat penting,” ujar Hj. Ansari.
Mantan pendidik Taman Kanak-kanak (TK) selama 14 tahun tersebut juga menekankan pentingnya sinergi antara lingkungan sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter anak.
Ia menjelaskan, pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua di rumah. Penanaman nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan perilaku positif harus dilakukan secara berkesinambungan.
Menurutnya, keteladanan orang tua dalam kehidupan sehari-hari memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian anak. Pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui nasihat, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
“Harus berkesinambungan antara sekolah dan di rumah,” tegasnya.
Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo
Melalui kegiatan NGOPI yang merupakan hasil kolaborasi DPR RI dengan Kementerian Agama (Kemenag), Hj. Ansari berharap kesadaran masyarakat, khususnya di Kabupaten Pamekasan, terhadap pentingnya pendidikan dan pembentukan karakter anak semakin meningkat.
Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan proses pembelajaran sepanjang hayat (long life education). Oleh sebab itu, generasi muda harus terus meningkatkan pengetahuan, mengembangkan kemampuan, serta memperkuat mental dan moral agar mampu menghadapi perubahan dan dinamika zaman.
Hj. Ansari berharap generasi muda tidak mudah terlena dengan keberhasilan finansial yang bersifat sementara, tetapi tetap menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama dalam meraih masa depan.

















































































